Connect with us

Zona Tomohon

Kelurahan Pangolombian Bakal Miliki Kantor Tiga Pilar

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di wilayah Komandi Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa, tepatnya di Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan, memasuki hari ketiga pelaksanaannya.

Ratusan personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD, yang terdiri tiga angkatan TNI, Polres Tomohon, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara (Sulut), Kejari Tomohon dan Pemerintah Kota (Pemkot) pun sudah menempati lokasi atau sasaran TMMD, yang merupakan proyek fisik.

Salah satunya sasaran pembangunan Kantor Tiga Pilar. Pantauan Zona Utara di lokasi Rabu (17/9/2018), pengerjaan kantor bersama dari TNI, Polri dan Pemerintah ini pun terus dilakukan oleh Satgas TMMD. Antusiasme masyarakat setempat pun sangat tinggi.

Terbukti dengan banyaknya masyarakat yang turut terlibat dan secara bergantian gotong royong bersama Satgas TMMD membangun Kantor Tiga Pilar yang terletak di ujung Kelurahan Pangolombian tersebut.

Salah satu personel Satgas TMMD mengatakan, Kantor Tiga Pilar tersebut dibangun di atas lahan yang dihibahkan oleh masyarakat setempat.

“Walaupun cuaca tidak menentu, tapi kami targetkan sebelum penutupan (TMMD) Kantor Tiga Pilar ini sudah selesai,” ungkapnya.

Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa Letkol Inf Juberth Nixon Purnama selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-103 pun terus memantau perkembangan pelaksanaan pekerjaan fisik di lokasi.

Purnama mengatakan, untuk pembangunan Kantor Tiga Pilar sudah mendekati 60%.

“Yang pasti sebelum penutupan sudah selesai dan bisa digunakan,” pungkasnya.

 

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Kebudayaan aset penting dalam pembangunan daerah

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbuda) menggelar Seminar Peningkatan Kapasitas Budaya Daerah, dilaksanakan di Hotel Wise Tomohon, Jumat (19/7/2019).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman yang diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) H.V. Lolowang, hadir dalam seminar tersebut.

Dalam sambutannya, Lolowang mengatakan, masyarakat Tomohon memiliki tradisi dan kearifan lokal budaya yang sangat kaya dan hidup. Kedua hal tersebut dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan kebudayaan.

Menurut Lolowang, kebudayaan harus dianggap sebagai aset penting yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Masyarakat Tomohon hanya dapat menjadi masyarakat yang besar apabila mampu mewujudnyatakan kebudayaan ke dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kebudayaan daerah menghadapi tantangan, yaitu ketika kekuatan budaya lokal, kearifan lokal, nilai-nilai tradisional dianggap tidak lagi relevan, hingga mulai diabaikan oleh pelaku budayanya.

“Diperlukan sebuah terobosan yang baru dari pelaku budaya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal yang ada agar tidak terbawa arus globalisasi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, Pemkot Tomohon melalui Dikbuda Kota Tomohon bersama Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya melaksanakan Seminar Nasional untuk membahas budaya lokal yang ada di Kota Tomohon sebagai upaya peningkatan kapasitas budaya lokal yang dimiliki oleh masyarakat.

“Pemkot Tomohon memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya yang telah memberikan kesempatan kepada Pemkot Tomohon dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah untuk melaksanakan kegiatan ini,” pungkasnya.

Turut hadir juga pada kegiatan ini Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Juliana D. Karwur, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Madjmuddin Ramly, para tokoh-tokoh pemerhati budaya dan akademisi di Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com