Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

DATA: 3 Triliun Untuk Dana Kelurahan

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Mulai tahun depan, tak hanya desa yang akan menerima dana khusus. Pemerintah telah menyetujui pemberian dana kelurahan sebesar Rp 3 triliun untuk 8.212 kelurahan di 410 kabupaten/kota.

Dana sebesar itu telah ditata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

Pagunya diambil dalam bentuk Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan. Untuk dana desa sendiri pemerintah telah menetapkan untuk tahun 2019 sebesar Rp 70 triliun.

Dari 8.212 kelurahan yang akan menerima dana itu, pemerintah membaginya menjadi tiga kategori.

Kelurahan dengan kategori baik akan mendapat jatah Rp 352,94 juta; kelurahan dengan kategori perlu ditingkatkan mendapat jatah Rp 370,14 juta dan kelurahan kategori sangat perlu ditingkatkan mendapat dana sebesar Rp 384 juta.

Dana kelurahan ini bersifat melengkapi tanpa mengurangi komitmen pendanaan pemerintah daerah kepada kelurahan yang ditata melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemberian dana kelurahan melalui APBN dimaksudkan memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban penganggaran bagi kelurahan untuk membangun sarana dan parasarana serta pemberdayaan masyarakat.

 

 

Sumber grafik: katadata.co.id

Bagikan !

Ekonomi dan Bisnis

Menimbang terbaik antara rokok tembakau atau rokok elektrik

Rokok elektronik 95 persen lebih tidak berbahaya bagi kesehatan.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Persoalan kebiasaan merokok bagi seseorang memang tak mudah diatasi. Apalagi kebiasaan di Indonesia. Wajar saja jika di Indonesia produksi per tahun dari sekitar 400 perusahaan rokok tembakau mencapai 252 miliar batang.

Di antara kecemasan penurunan produksi sekitar 20 persen akibat ancaman rencana pemberlakuan kenaikan tarif cukai rokok oleh pemerintah yang rata-rata sebesar 21,56 persen dan juga kenaikan harga jual eceran mencapai 23 persen, rokok tembakau kini punya penantang baru, yaitu rokok elektrik.

Sementara bila ditimbang mana yang terbaik, rokok elektrik dinilai lebih unggul. Ranti Fayokun, peneliti National Capacity-Tobacco Control Prevention of Noncommunicable Diseases dan juga perwakilan WHO, menyatakan bahwa produk rokok konvensional atau rokok tembakau lebih berbahaya dibandingkan dengan rokok elektrik.

zonautara.com
Ilustrasi (Pixabay.com)

Pernyataan Fayokun tersebut disampaikan dalam sesi dengar pendapat yang diadakan oleh House of Representatives Philipina, Desember 2019, seperti yang dirilis Suara.com. Fayokun mengatakan, pernyataannya tersebut didukung berdasarkan hasil penelitian Public Health England, yang merupakan bagian dari Department of Health and Social Care United Kingdom.

Duncan Selbie selaku Chief Executive Public Health England menyatakan bila rokok elektronik 95 persen lebih tidak berbahaya bagi kesehatan dibandingkan rokok biasa, serta berpotensi membantu perokok untuk berhenti.

Memang vape tidak 100 persen aman, namun kebanyakan zat yang menyebabkan penyakit karena merokok tidak ditemukan pada vape, serta bahan kimia yang ada menimbulkan bahaya yang terbatas.

Pernyataan dari Fayokun diperkirakan akan berpengaruh bagi pengguna vape dan rokok elektrik di Indonesia. Di Indonesia sendiri, hingga Desember 2019 pengguna vape di Indonesia sudah mencapai satu juta orang. Data tersebut diperoleh dari Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia.

Berdasarkan berbagai penelitian, produk alternatif ini memiliki profil risiko lebih rendah dibandingkan rokok konvensional yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kanker, serangan jantung, diabetes dan lainnya. Di sisi lain, pengguna vape di Indonesia berasal dari berbagai kalangan profesi.

Sementara Ketua Umum Aliansi Pengusaha Penghantar Nikotin Elektronik Indonesia (APPNINDO) Syaiful Hayat mengatakan bahwa APPNINDO menyambut baik hasil penelitian mengenai rokok elektrik. Pada kenyataannya, rokok elektrik lebih aman dari rokok konvensional karena risiko terhadap kesehatan yang ditimbulkan jauh lebih rendah.

“Hal tersebut menjadikan rokok elektrik sebagai alternatif bagi rokok konvensional. Kami terbuka untuk diskusi agar peraturan terkait rokok elektrik di Indonesia dapat menunjukkan dampak positif untuk produktivitas dan kesehatan masyarakat,” lanjutnya.

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com