Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

HEADLINE

Sehari, Tiga Kasus Perampokan Alfamart-Indomaret Terjadi di Sulut

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Kasus perampokan dengan kekerasan di sejumlah toko modern, yakni Alfamart dan Indomaret kian marak.

Teranyar, dalam sehari pada Rabu (7/11/2018) dini hari, tiga kasus perampokan yang dilakukan pelaku yang tidak sendirian. Masing-masing di Alfamart Kelurahan Kakaskasen Dua, Kecamatan Tomohon Utara, kemudian di Alfamart Winangun, Kecamatan Pineleng dan Indomaret Malalayang.

Tiga kasus ini pun sontak menghebohkan warga Sulawesi Utara (Sulut). Pasalnya, aksi tidak terpuji ini dilakukan para pelaku dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Tiga peristiwa tersebut pun berhasil terekam kamera pengawas atau CCTV dari masing-masing toko.

Dari bukti CCTV itu pun tiga kasus tersebut pun memiliki modus yang sama.

Di mana, para pelaku yang berjumlah dua sampai tiga orang yang menggunakan penutup muka, tiba-tiba masuk dalam toko dan langsung menodongkan pisau yang dibawanya kepada para pegawai Alfamart.

Dalam peristiwa yang terjadi di Alfamart Kakaskasen Dua, para pelaku bahkan sempat menyandera dua karyawan yang saat itu sedang bertugas.

Begitupun dengan kasus di Alfamart Winangun dan Indomaret Malalayang. Satu orang petugas di Indomaret pun terlihat sempat melakukan perlawanan kepada pelaku yang menodongkan pisau ke arahnya sebelum akhirnya berhasil melarikan diri.

Ketiga kasus ini pun mengharuskan para pengelola toko modern tersebut agar bisa lebih mengedepankan faktor keamanan. Apalagi, minimarket tersebut dibuka hingga 1×24 jam.

Masyarakat pun wajib waspada dengan kejadian tersebut. Tentunya, aparat kepolisian pun sudah seharusnya meningkatkan upaya pencegahan, sehingga kejadian-kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin Sirait ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Tomohon Utara Iptu Yulianus Samberi membenarkan kejadian perampokan yang terjadi di Alfamart Kakaskasen Dua.

Menurut dia, pihaknya telah mengantongi bukti CCTV dari lokasi kejadian, serta telah meminta keterangan dari para karyawan Alfamart.

“Kami sementara melakukan pengejaran terhadap ketiga tersangka dengan berbekal informasi awal yang berada di tempat kejadian, serta CCTV milik Alfamart,” ungkapnya.

Editor : Christo Senduk

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HEADLINE

Bekraf akan gelontorkan hibah, dua tahun telah capai Rp 9,9 Milyar

Pekerja ekonomi kreatif bisa mendaftar di situs Bekraf untuk mendapatkan dana ini.

Published

on

Salah satu usaha kedai kopi mobile di Manado. (Foto: zonautara.com/Ronny A. Buol)

ZONAUTARA.com – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan kembali menggelontorkan Bantuan Intensif Pemerintah (BIP) sebagai dana hibah bagi pelaku ekonomi kreatif.

Pendaftaran untuk mendapatkan bantuan itu sudah dibuka sejak 23 Mei hingga 12 Juni nanti. Pelaku ekonomi kreatif yang tertarik bisa mendaftar lewat: http://bip.bekraf.go.id/.

Bagi pendaftar yang lolos seleksi akan mendapatkan bantuan dana hibah sebesar Rp 100 juta. Dana itu dimaksudkan untuk membantu pengembangan usaha.

Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo menyatakan BIP mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Intensif berupa dana bagi pelaku usaha kreatif yang lolos kurasi untuk peningkatan kapasitas usaha,” ujar Fadjar di Jakarta, Kamis 23/5).

Fadjar menjelaskan, BIP berbeda dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bantuannya berupa subsidi bunga. Proses seleksi pelaku usaha ekonomi kreatif sangat ketat yaitu administrasi, presentasi substansi, wawancara, verifikasi, dan rencana anggaran belanja.

Dia mengungkapkan, setiap penerima program BIP punya kewajiban untuk memberikan laporan keuangan selama enam bulan sekali dalam jangka waktu lima tahun.

“Yang kami tuntut adalah realisasi dan dampak, penggunaan bantuan harus punya efek berkelanjutan pengembangan usaha,” ujar Fadjar.

Menurutnya, profesionalitas dalam pengelolaan usaha bakal membuka kesempatan baru pelaku usaha bagi akses permodalan lewat lembaga finansial. Bekraf juga menegaskan sanksi teguran tertulis serta sanksi hukum jika terjadi penyelewengan.

Sepanjang tahun 2017 hingga 20918, Bekraf telah menyalurkan dana hibah sebesar Rp 9,9 milyar 76 penerima dalam dua tahun itu.

Menurut situs Bekraf, jumlah pekerja di sektor ekonomi di Sulawesi Utara hingga tahun 2016 mencapai 455.862 orang. Angka itu dicatat sejak tahun 2011. Secara nasional untuk periode yang sama, jumlah penduduk yang bekerja di sektor ekonomi kreatif mencapai 90,7 juta orang.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending