Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

PRESS REVIEW

Mereka kumpulkan makanan berlebih, lalu donasikan

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Audivtia gelisah karena terus menerus melihat kelebihan makanan yang tak habis dikonsumsi dibuang ke tong sampah.

Dia bersama suamianya Dedhy adalah pengusaha katering pernikahan. Hampir setiap pekan saat ada order pernikahan, mereka selalu membuang sisa makanan pesta.

Kegelisahan Audivtia menggerakan dia dan suamianya melakukan sesuatu, dengan mulai mendonasikan kelebihan makanan.

Bersama Eva Bachtiar, seorang yang punya semangat dalam isu pembuangan makanan, mereka kemudian menginisiasi gerakan food bank di Surabaya dengan nama Garda Pangan.

Indonesia adalah negara pembuang sampah makanan terbesar kedua di dunia. Dari data yang ada, warga Indonesia membuang sekitar 300 kilogram sampah makanan setiap tahunnya.

Padahal sampah makanan dapat menghasilkan metana, yang merupakan gas emisi rumah kaca yang 21 kali lebih berbahaya dibanding dengan gas karbondioksida.

Ironi tak hanya soal gas metana, tapi ada 19,4 juta masyarakat Indonesia yang masih kekurangan makanan dan berjuang setiap harinya untuk mendapatkan makanan yang layak.

Garda Pangan bergerak sejak April 2017 dengan mulai menampung makanan lebih dari berbagai usaha kuliner seperti restoran, katering dan hotal di Surabaya.

Makanan lebih yang terkumpul itu lalu disalurkan ke berbagai pihak yang membutuhkan seperti panti asuhan dan rumah singgah.

“Daripada terbuang dan menjadi kerugian ekonomi, lebih baik kami salurkan kepada yang membutuhkan,” kata Dedhy seperti dikutip dari IDNTimes.com.

Kini gerakan yang diinisiasi oleh anak-anak muda ini telah memiliki puluhan relawan. Setiap hari relawan Garda Pangan akan melakukan food rescue, tindakan upaya penyelamatan makanan yang berpotensi dibuang.

Relawan akan mendatangi restoran, bakery dan katering yang sudah bekerjasama dengan mereka dan sepakat akan mendonasikan kelebihan makanan mereka.

(https://gardapangan.org/)

Namun Garda Pangan tak asal terima makanan lebih, mereka akan selektif dan menetapkan syarat makanan yang akan didonasikan. Beberapa syarat antara lain tidak basi, belum melewati kadaluarsa dan yang paling penting masih layak dikonsumsi.

Selain makanan lebih, Garda Pangan juga mengkampanyekan konsep ugly fruit, yakni pemanfaatan buah-buahan yang dibuang karena tampilannya tidak menarik. Padahal buah-buahan itu masih layak dikonsumsi jika diolah dengan baik.

Gagasan inovatif Garda Pangan telah mendapat pengakuan dan ganjaran penghargaan. Mereka masuk dalam 20 Besar ASEAN Young Sociopreneur. Komunitas ini juga masak dalam 25 Besar Telkom Socio Digileader pada tahun 2017.

Namun Dedhy mengatakan bahwa tantangan ke depan masih cukup banyak. Salah satunya adalah bagaimana menggandeng lebih banyak donatur. Untuk itu, dia berharap kelak bisa bekerjasama langsung dengan pemerintah kota Surabaya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

PRESS REVIEW

Rekaman pembicaraan dan uang US$ 2.760 di kerusuhan 22 Mei

Situasi di sejumlah titik di Jakarta sudah kondusif.

Published

on

Kerusuhan aksi 22 Mei. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

ZONAUTARA.com – Kepolisian Daerah Metro Jaya menyebut telah mengantongi rekaman pembicaraan dalang di balik kerusuhan 22 Mei di Jakarta.

Polisi menjelaskan bahwa rekaman pembicaraan itu antara aktor yang mengatur dengan para pelaku rusuh di lapangan.

“Kami punya bukti rekamannya antara pemberi uang dan massa yang menerimanya,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya Rabu 22 Mei 2019.

Argo enggen menjabarkan lebih rinci soal rekaman pembicaraan yang dipegang oleh polisi, namun dia menyebut bahwa dalam rekaman itu termasuk perintah menyerang Asrama Polisi.

Temuan bukti rekaman itu memperkuat dugaan polisi bahwa kerusuhan yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta sejak 21 Mei hingga 22 Mei, didalangi oleh pihak tertentu.

Selain rekaman pembicaraan, polisi juga menemukan bukti lain berupa sejumlah uang dengan nilai US$ 2.760 atau sekitar Rp 8 juta. Uang tersebut diduga untuk mendanai operasional para perusuh.

257 tersangka

Sejau ini Polda Metro Jaya telah menetapkan sebanyak 257 tersangka aksi rusuh. Para tersangka ini ditangkap di tiga lokasi yakni Gedung Bawaslu, Kantor Polsek Gambir dan di area Petamburan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, dalam jumpa pers pada Rabu (22/5/2019) di Mapolda Metro Jaya menjelaskan 72 orang menjadi tersangka karena merusak dan merangsek masuk gedung Bawaslu, serta melawan petugas.

Sebanyak 156 orang lainnya menjadi tersangka untuk kerusuhan di Petamburan. Mereka diduga membakar mobil dan menyerang asrama Brimob.

“Mereka menggunakan petasan, busur panah, celurit, dan bom molotov,” kata Argo.

Dalam aksi di Petamburan, polisi juga menemukan amplop dengan uang senilai Rp200 ribu hingga Rp500 ribu yang diduga untuk membayar perusuh. Uang Rp5 juta juga ditemukan, diduga untuk biaya operasional.

Sudah kondusif

Sejumlah lokasi yang selang dua hari dilanda bentrokan antara aparat keamanan dengan perusuh, sudah kondusif.

PT Kereta Commuter Indonesia telah mengumumkan bahwa Stasiun Tanah Abang dan Palmerah kembali dibuka dan beroperasi, setelah sempat ditutup.

“Kami informasikan untuk rute perjalanan KRL Bogor/Angke/Jatinegara dan Rangkasbitung/Tanah Abang perjalanan KA normal kembali. Stasiun Tanah Abang dan Palmerah sudah dapat melayani naik/turun penumpang,” kata pihak KCI melalui pengumuman di media sosial mereka, Kamis (23/5).

Pihak PT MRT Jakarta juga mengumumkan telah mengoperasikan 12 stasiun secara normal. Adapun yang masih ditutup adalah Stasiun Bundaran HI.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Purnomo memastikan situasi Jakarta Kamis (23/5/2019) terpantau kondusif.

“Sampai dengan hari ini Jakarta relatif kondusif, tidak ada hal-hal yang menonjol yang terjadi,” kata Gatot kepada wartawan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis pagi. Gatot mengatakan, polisi masih menempatkan pasukannya di sejumlah titik vital.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending