Connect with us

ZONA DATA

Dapat pasokan Rp 70 triliun, dana desa ditiru 23 negara

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Tahun 2019 alokasi yang disediakan oleh pemerintah untuk dana desa sebesar Rp 70 triliun. Dana sebesar itu, menurut Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, sebagian besar akan dipakai untuk pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, karena infrastrukturnya sudah lebih bagus.

Peningkatan alokasi dana desa dari tahun-tahun sebelumnya, karena perkembangan desa di Indonesia yang cukup pesat, dan juga keberhasilan pengelolaan dana desa.

Tahun 2018, pemerintah mengalokasikan sebesar Rp 60 triliun untuk dana desa.

Keberhasilan dana desa itu telah mampu mencuri perhatian dunia internasional. Setidaknya ada 23 negara yang kini menyatakan akan mengadopsi sistem dana desa Indonesia.

“Hasilnya cukup bagus kan, Bank dunia juga mengakui. Bank Dunia ini akan gunakan model dana desa untuk mengembangkan negara-negara lainnya. Sekarang 23 negara belajar di Indonesia,” kata Eko Putro Sandjojo, dikutip dari Berita Satu.

Eko melanjutkan, sistem dana desa di Indonesia telah terbukti bisa membantu pembangunan desa. Selama empat tahun terakhir tercatat ada jalan sepanjang 158 kilometer, seribu lebih jembatan, 100 ribu unit sarana air bersih, dan puluhan ribu Posyandu, yang semuanya dibangun dari dana desa.

Pencapaian tersebut membuat Bank Dunia tertarik, dan akan menggunakan sistem dana desa untuk mengembangkan negara-negara kecil. Namun sementara ini belum diketahui negara mana saja yang akan meniru sistem dana desa Indonesia.

Dengan pemanfaatan potensi desa yang baik, pendapatan desa pun bisa meningkat. Di empat tahun terakhir misalnya, Eko mengungkapkan program unggulan di sektor wisata, pertanian, dan budidaya perikanan membuat pendapatan desa rata-rata Rp 4 miliar per tahun.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Visualisasi Data

Ada 2813 rumah sakit di Indonesia, 63% milik swasta

Hanya ada 33 RS yang dimiliki Pemerintah Pusat.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – Hingga akhir 2018, Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 2.813 rumah sakit (RS) di Indonesia, yang terdiri dari 2.269 RS Umum dan 544 RS Khusus.

Dari total 2.813 RS itu, 63,5 persen merupakan milik swasta atau sebanyak 1.787 RS. Sisanya 529 RS dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan 141 dimiliki Pemerintah Daerah Provinsi, serta 33 RS dimiliki oleh Pemerintah Pusat.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com