Connect with us

Zona Tomohon

Kurangi pengangguran, Disnaker gelar pelatihan mengemudi

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com– Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas TenagaKerja dalam mengatasi pengangguran. Salah satunya dengan menggelar pelatihan mengemudi kepada sejumlah warga yang belum memiliki pekerjaan.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili SekretarisKota Ir Harold V Lolowang MSc MTh saat menutup kegiatan pelatihan mengatakan, masalah ketenagakerjaan dari waktu ke waktu diperkirakan masih akan tetapdiwarnai dengan tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang tinggi serta terbatasnya kesempatan kerja yang tersedia.

“Ini yang membuat pemerintah mencari solusi. Antaranya dengan menggelar pelatihan-pelatihan seperti ini yakni program pemberdayaan pengangguran yang diimplementasikan dengan kegiatan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja kejuruan mengemudi mobil,” terang Lolowang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon Jeane Bolang SH MH menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi pelatihan mengemudi bagi para pencari kerja, untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja, serta untuk meningkatkan kompetensi bagi pencari kerja.

Pelatihan itu sendiri berlangsung 7-17 November 2018 diikuti 30 peserta bekerja sama dengan unsur Polres Tomohon dan pihak Sekolah Mengemudi.

“Ya, usai pelatihan, langsung diberikan sertifikat dan Surat Izin Mengemudi,” tukas Bolang.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

Lebaran Ketupat di ‘Kamja’ Tomohon dirayakan terbatas dan patuhi protap

Published

on

Pimpinan Daerah DMI Kota Tomohon Zamroni Khan di sela-sela perayaan Lebaran Ketupat di Kampung Jawa Tomohon. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Sepekan pasca-Hari Raya Idul Fitri, dirayakan oleh umat muslim sebagai Lebaran Ketupat.

Bagi umat muslim yang ada di Kelurahan Kampung Jawa (Kamja), Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Lebaran Ketupat merupakan salah satu kearifan lokal yang terus dilestarikan dan dilaksanakan dari tahun ke tahun.

Tak sedikit masyarakat dari dan luar Kota Tomohon yang ‘menyerbu’ daerah ini di saat perayaan Lebaran Ketupat.

Sayangnya, perayaan Lebaran Ketupat di Kampung Jawa Tomohon Minggu (31/5/2020), tidak akan seperti tahun-tahun sebelumnya. Banyaknya tamu hingga macetnya jalanan kini tidak akan didapati.

Pasalnya, perayaan Lebaran Ketupat kini harus dirayakan secara terbatas dan bahkan menggunakan prosedur tetap (protap) penanganan Covid-19.

Doa bersama di Masjid Nurul Iman yang biasanya dihadiri seluruh jamaah pun kini hanya dihadiri para tokoh agama dan tokoh masyarat bersama Ketua BTM Agussalim Saleh dan Lurah Aep Satriya Wibawa dan dipimpin langsung Imam Masjid Suharto Abusalam.

Sementara, umat muslim di Kampung Jawa hanya bisa merayakan Lebaran Ketupat dengan anggota keluarga.

Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tomohon Zamroni Khan mengatakan, kearifan lokal yang selama ini dirayakan tetap dilaksanakan dan dipertahankan.

“Namun, karena ini keadaan pandemi, tentu harus mengikuti imbauan pemerintah. Antara lain, cukup merayakan dengan keluarga inti, tidak mengundang saudara-saudara yang dari luar,” ujar Zamroni.

Menurut Zamroni, dalam perayaan Lebaran Ketupat, jamaah pun dilarang berkerumun, tetap pakai masker dan dilarang berpelukan atau bersalaman.

Dia berharap, kondisi saat ini bisa segera berlalu sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, bahkan bisa merayakan hari raya keagamaan secara bersama-sama tanpa adanya batasan seperti saat ini.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com