Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Mulai beroperasi, ini fasilitas yang dimiliki Danau Linow Resort

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Setelah selesai dibangun, Danau Linow Resort akhirnya dibuka dan beroperasi.

Wisatawan yang mengunjungi dan menikmati keindahan objek wisata tersohor di Sulawesi Utara (Sulut) ini pun kini tak perlu khawatir jika hujan.

Pasalnya, Danau Linow Resort kini memiliki tempat baru yang tak kalah keren dan indah dengan lokasi awal yang ada di tepi danau yang terletak di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan ini.

Selain menyediakan lokasi untuk bersantai dan menikmati keindahan alam Danau Linow, manajemen yang berada di bawah naungan PT Karyadeka Alam Asri ini pun menyiapkan sejumlah fasilitas di lokasi yang sudah terkenal hingga ke dunia internasional ini.

Di mana, selain cafe dan restoran, Danau Linow Resort pun kini telah tersedia fasilitas MICE (Meeting, Insentive, Conference and Exhibition) atau tempat untuk rapat, konferensi, pernikahan, ulang tahun, gathering dan lainnya.

General Manager Danau Linow Resort Dave Shenandoa mengatakan, lokasi tersebut dibangun karena kunjungan wisatawan dari dalam dan luar negeri di objek wisata tersebut kian meningkat dari tahun ke tahun.

“Kami mencatat ada sekitar 1.000 hingga 1.500 wisatawan dari dalam dan luar negeri yang datang. Dan memang wisatawan dari China yang mendominasi, sekitar 40 persen. Sehingga, karena tidak bisa menampung, dibangunlah tempat ini,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, hal tersebut merupakan komitmen dan visi misi dari pemilik lokasi yang ingin mengembangkan kepariwisataan di Sulut.

“Ini satu-satunya tempat (wisata) dengan view seperti ini,” katanya.

Menurut Dave, fasilitas MICE yang ada bisa mampu menampung hingga 1.500 tamu.

Walaupun belum dibuka, daya tarik Danau Linow Resort pun sudah mampu memikat hati orang yang ingin menggelar hajatan. Buktinya, kata Dave, hingga Maret 2019, sudah ada tujuh orderan untuk acara pernikahan.

Sejumlah iven pun bakal digelar di Danau Linow Resort ini, yakni Choir Festival atau festival paduan suara dan juga pesta akhir tahun berupa pesta kembang api dan juga live music.

Sementara itu, Restaurant Manager Lenda Supit menambahkan, pihaknya pun berupaya untuk menyamai keindahan objek wisata tersebut dengan makanan yang disajikan.

“Kami menjamin, pengunjung tidak hanya puas mata dengan keindahan alam Danau Linow, tetapi puas juga perutnya,” ujarnya.

Tiket masuk di lokasi wisata tersebut pun belum mengalami perubahan, yakni Rp25.000 per orang, yang sudah termasuk minuman.

Editor : Christo Senduk

1 Comment

1 Comment

  1. benny ferdy malonda

    9 February 2019 at 00:02

    Salam Indonesia. Komentar saya destinasi wisata internasional menjadi lengkap dengan pembangunan sarana di dana Linauw ini. Kalau berkenan saya ingin berikan masukan. Bahwa profesi pramusaji dan sejenisnya di lokasi ini harus disadari menjadi penentu wisatawan berkesan dan senang datang ke lokasi ini. Kondisi begitu akan menjadikan kesan baik, dan itu menjadi pengetahuan wisatawan yang secara langsung akan mengenalkan lokasi wisata di Tomohon ini di negara asal mereka. Yang perlu dicamkan para petugas pramusaji, dll, harus memiliki pengetahuan bahwa profesi mereka sederajat dengan profesi apa saja (spt pegawai pemerintah secara struktural, guru, dosen, pedagang non kuliner, dll). Hargailah profesi sendiri dengan bertindak profesional menjadikan wisatawan/pengunjung sebagai raja, bertindak sopan, selalu memberikan senyum kepada setiap orang, usahakan mampu menguasai sekurang-kurangnya bahasa percakapan bahasa Inggris, dan mandarin. Ini juga secara langsung menjadi masukan pada destinasi wisata lain di SULUT. Semoga masukan saya bisa mendorong jumlah kunjungan wisatawan ke SULUT, yang mendukung pendapatan masyarakat umum. Slm. benny ferdy malonda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ekonomi dan Bisnis

Ingin belajar bangun Startup?, wajib ikut event ini

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Indonesia telah memiliki empat perintis unicorn startup, yang terus dilirik investor asing. Unicorn adalah istilah yang disematkan bagi perusahaan rintisan dengan valuasi diatas USD 1 miliar.

Dengan bonus demografi yang sangat besar, iklim startup Indonesia terus tumbuh signifikan. Saban saat berbagai perusahaan rintisan dan aplikasi startup bermunculan.

“Kota Manado sudah sepantasnya mengambil bagian dalam momentum ini dengan menumbuhkembangkan minat masyarakat dalam membentuk startup baru,” ujar Patrice Sagay yang mengawangi Sarang Inovasi.

Sarang Inovasi yang mengelola coworking space di Manado akan menggelar event Startup Weekend pada tanggal 24-26 Mei 2019 di Sarang Inovasi Coworking Space, Hotel Grand Puri. Event ini sangat penting bagi siapa saja yang sedang berkeinginan membangun startup.

Startup Weekend sendiri adalah program yang diinisiasi oleh Techstar yang merupakan organisasi seed accelerator. Program ini bertujuan menggerakkan masyarakat lokal di masing-masing negara untuk membentuk ekosistem startup.

Peserta Startup Weekend ditantang memaparkan ide startupnya. Ide terbaik akan dipilih oleh peserta lain sehingga akan terbentuk tim dengan lintas keahlian, yang kemudian akan bekerja dengan bimbingan mentor yang ahli dalam bidangnya masing-masing.

Tim yang terbentuk itu kemudian akan membuat produk startup yang dipresentasikan di hadapan juri.

Manado merupakan satu dari enam kota yang akan menggelar Startup Weekend, yang total jam pertemuannya berlangsung selama 54 jam.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memacu keinginan dari masyarakat Manado untuk berinovasi dan turut serta dalam membangun ekosistem startup, sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia lokal dalam menghadapi revolusi industri 4.0,” kata Patrice.

Patrice menambahkan, peserta terbuka untuk umum baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, pekerja lepas maupun pegawai kantor.

Untuk pendaftaran bisa langsung dilink ini: http://bit.ly/SWmanado1 atau kontak organizer di nomor layanan 089699456007 (Enca). Informasi lain yang berhubungan dengan kegiatan ini dapat juga diikuti di akun Instagram @startupweekend_manado dan FB Page Startup Weekend Manado.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement

Trending