PALU – Koordinator Sekretariat Bersama Perlindungan Anak Kementerian Sosial, Agus Hasyim Ibrahim, mengatakan, pihaknya baru berhasil mempertemukan 26 anak dengan orangtuanya dari total 118 anak yang dilaporkan hilang.

”Kami sangat terbantu dengan jejaring yang dibangun dan informasi di medsos sehingga berhasil mempertemukan 26 anak,” kata Agus, Jumat 11 Januari 2019.

Menurut Agus, pihaknya cukup hati-hati untuk menelusuri keberadaan anak yang dilaporkan hilang itu. Termasuk memastikan status anak yang meninggal atau masih berada di luar Kota Palu, Sigi dan Donggala.

Kemensos RI tetap berharap semua pihak proaktif agar melapor ke instansi terkait apabila menemukan indikasi anak korban bencana Sulawesi Tengah.

“Yang pasti kami bersama lembaga-lembaga lain termasuk UNICEF tetap berupaya melakukan pencarian,” katanya.

Sebelumnya Sekretariat bersama tersebut mencatat sedikitnya 118 anak dinyatakan hilang atau terpisah dari orang tua saat terjadi bencana di Palu, Sigi dan Donggala.

Data itu berdasarkan laporan orang tua atau kerabat, temuan di lapangan serta postingan di media sosial yang kemudian diverifikasi ke alamat yang bersangkutan.[]

Penulis: Yardin Hasan
Editor: Ika Ningtyas




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id