Connect with us

Lingkungan dan Konservasi

Kurangi sampah plastik, Pemuda GMIM canangkan penggunaan tumbler

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.comUpaya mengurangi penggunaan plastik pun kini dilakukan oleh Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

Di mana, dalam ibadah Penjabaran Program Tahun 2019 di GMIM Betlehem Popareng, Sabtu (23/2/2019), Pemuda GMIM mencanangkan penggunaan tumbler atau botol air minum, dalam setiap kegiatan Pemuda GMIM.

Ketua Pemuda Pemuda Sinode GMIM Pnt dr Pricillia Tangel mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai wujud komitmen Pemuda GMIM menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Kami mencanangkan penggunaan tumbler dalam setiap kegiatan Pemuda GMIM mulai dari aras sinodal, wilayah sampai jemaat,” ujarnya.

Dia pun mengajak seluruh Pemuda GMIM untuk lebih mencintai lingkungan yang salah satunya melalui pengurangan penggunaan air minum kemasan.

“Kita sebagai pemuda harus menjadi yang terdepan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Lingkungan dan Konservasi

Mencari resolusi Gunung Tumpa, beri pendapat anda

Gunung Tumpa merupakan kawasan dalam Taman Hutan Raya H.V. Worang.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – BIOCOP Universitas Sam Ratulangi Manado dan Perkumpulan Warna Sulut, akan mengadakan Semiloka semi-virtual di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) H.V. Worang atau yang lebih dikenal dengan nama Gunung Tumpa.

Semiloka dengan tagline “Masih bisakah hutan kita diselamatkan” itu akan digelar pada Selasa (17/9/2019) pukul 15.00 – 19.00 WITA. Tujuannya adalah mencari resolusi penanganan kawasan hutan Gunung Tumpa.

Gunung Tumpa berada di perbukitan Tongkaina memiliki luas sekitar 215 hektar dengan ketinggian 700 meter diatas permukaan laut.

Kawasan hutan ini terdiri dari hutan lindung dengan wilayah yang berbukit dan wilayah yang datar serta landai. Didalamnya banyak tumbuh hamparan semak, pohon perdu, pohon kelapa, dan sebagainya.

Berbagai satwa juga dilaporkan masih banyak terdapat di wilayah yang mudah dijangkau dari pusat Kota Manado ini, antara lain ular, biawak, monyet, tarsius, dan berbagai jenis burung.

Tahura ini punya pemandangan hutan lindung yang masih alami. Dari Tumpa bisa menikmati matahari terbit, bulan purnama, matahari tenggelam, melihat dan mengamati flora dan fauna, hiking dan tracking, serta paragliding.

Jika anda punya pendapat dan saran tentang resolusi atau permasalahan lingkungan untuk bahan semiloka ini, bisa menginputnya lewat link ini. Dan jika ingin hadir bisa mendaftar pada link ini.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com