Connect with us

ZONA DAERAH

Hadiri perayaan HUT Desa, Lumentut apresiasi kebersamaan warga Atep I

Published

on

MINAHASA, ZONAUTARA.com – Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 7 Desa Atep I, Kecamatan Langowan Selatan, Selasa (17/3/2019).

Lumentut menyampaikan apresiasinya terhadap kebersamaan warga di desa tersebut.

Dalam sambutannya, Lumentut mengingatkan warga pentingnya menjaga kerukunan dan membangun kebersamaan. Mengingat, Desa Atep I kaya akan hasil perkebunan.

“Membangun kebersamaan untuk kemajuan desa perlu terus ditingkatkan, apalagi perjalanan sejarah Desa Atep raya telah melewati beragam perjuangan,” kata Lumentut saat menyampaikan sambutannya usai ibadah syukur yang dipimpin Pdt Rommy Rawis STh.

Politisi yang dekat dengan masyarakat ini, juga mengingatkan generasi muda desa untuk turut aktif terlibat dalam peran membangun Desa Atep.

“Generasi muda jangan banyak mengeluh tetapi harus lebih banyak berperan dalam membantu pembangunan yang ada di desa,” ujar Lumentut penuh semangat.

Pada perayaan HUT Desa Atep I tersebut, juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor desa, yang juga dihadiri Kasat Pol PP Minahasa mewakili Bupati Roy Roring, Camat Langowan Selatan, juga tokoh masyarakat desa. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Bolmong Raya

Krisis air bersih di Bolmong terus maluas

Rata-rata air di sumur mengering

Bagikan !

Published

on

By

BOLMONG,ZONAUTARA.com– Kekeringan di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) semakin membawa dampak buruk bari warga. Salah satunya adalah krisis air bersih.

Baru-baru ini, 300 jiwa di Desa Bolangat Timur, Kecamatan Sangtombolang harus mendapatkan suplai air bersih dari pemerintah kabupaten.

Pasalnya, semua sumber air bersih seperti sumur yang biasa digunakan sedikitnya 90 kepala keluarga (KK) di desa itu rata-rata mengering. Ada juga yang airnya mengeruh sehingga tidak layak dikonsumsi.

Kali ini, informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, dua desa di Kecamatan Passi Barat juga mengalami hal yang sama, yaitu Bintau dan Wangga.

Kepala Seksi Tanggap Darurat, BPBD Bolmong Abdul Muin Paputungan menyebutkan, untuk Desa Bintau sudah dilakukan assessment dan hasilnya, 90 persen sumur sudah mengering.

Sisanya, air yang keluar tidak layak lagi dikonsumsi karena sudah keruh. Sehingga ditetapkan, layak dan memenuhi kriteria untuk mendapai suplai air bersih.

“Untuk Desa Wangga, laporannya baru masuk hari ini. Dan akan dilakukan assessment besok pagi,” kata Abdul Muin, Selasa (17/09/2019).

Selain dua desa tersebut, info yang diterima BPBD juga ada satu desa di Kecamatan Bolaang, yakni Desa Ambang II. Hanya saja, menurut Abdul Muin, info yang diterima BPBD baru secara lisan.

Prosedurnya, menurutnya, harus dilaporkan secara resmi melalui surat, dengan melampirkan dokumen pendukung lain, seperti jumlah kepala keluarga dan jumlah jiwa yang terdampak.

Itu bertujuan agar pihak PBBD bisa menghitung jumlah kebutuhan air bersih yang akan disalurkan.

“Jadi intinya, setelah menerima laporan resmi dari pemerintah desa, kemudian kita lakukan peninjauan langsung di lapangan dan hasilnya kita laporkan ke pimpinan hingga ke Bupati. Dengan indikator-indikator tersebut sehingga bupati langsung memerintahkan untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Di sisi lain, Abdul menyebutkan, untuk pemberian kebutuhan dasar dalam bentuk air bersih, berdasarkan standar BNPB adalah 7,5 liter per orang per hari. Dihitung sama rata dari semua usia.

Baik dewasa maupun anak-anak. Dengan catatan, air yang diberikan itu khusus untuk dikonsumsi. Dalam hal ini minum dan memasak. Bukan untuk mandi, cuci pakaian atau kebutuhan lainnya.

“Nanti untuk tiga hari kedua, jumlahnya naik menjadi 15 liter per hari per jiwa,” tandasnya.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com