Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

PERISTIWA

Ketinggian air DAS Tondano terus bertambah, warga diminta waspada

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.comCurah hujan dengan intensitas yang tinggi melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Utara (Sulut) sejak Sabtu (27/4/2019).

Hingga Minggu (28/4/2019), hujan masih terus mengguyur, utamanya di wilayah Tomohon, Tondano dan Manado.

Akibatnya, debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano terus mengalami peningkatan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui laman resminya membeberkan, bahwa dari pantauan Pos Pemantauan DAS Tondano di Dendengan Luar, sejak pukul 10.21 WITA, debit air terus bertambah.

Di mana, pada pukul 11.09 WITA, dilaporkan telah terjadi kenaikan signifikan dari 70 cm menjadi 120 cm dan telah melampaui level waspada.

Terkait kondisi kini, Pemkot Manado pun mengimbau warga yang berada di bantaran sungai, agar dapat mengintensifkan komunikasi dengan aparat kelurahan setempat untuk update informasi dan langkah antisipasi.

Sementara itu, dilansir dari laman BMKG hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir terjadi di wilayah Tomohon, Minahasa Utara, Manado, Bitung, Minahasa.

Serta, dapat meluas ke wilayah Minahasa Tenggara, Bolmong Timur, Minahasa Selatan bagian utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud.

Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 12.00 Wita.

Editor : Christo Senduk

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

PRESS REVIEW

Kedubes Amerika ingatkan warganya soal ancaman keamanan 22 Mei

Pemerintah Amerika Serikat memperkirakan adanya resiko terorisme.

Published

on

Foto: pexels.com

ZONAUTARA.com – Pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaan Besar (Kedubes) mereka di Jakarta memperingatkan warga negaranya yang berada di Indonesia terkait potensi ancaman keamanan pada 22 Mei nanti.

Peringatan keamanan atau security alert itu dikeluarkan karena Kedubes AS melihat adanya potensi gerakan terorisme saat pengumuman hasil Pemilu pada 22 Mei 2019.

“Pejabat kepolisian Indonesia secara terbuka menyebutkan risiko terorisme yang meningkat terkait hasil Pemilu, dan media telah melaporkan penangkapan orang Indonesia baru-baru ini atas tuduhan terorisme,” bunyi peringatan yang dimuat laman resmi Kedutaan Besar AS, Jumat (17/5) malam.

Selain ancaman terorisme, kedutaan juga mengingatkan WN Amerika untuk mewaspadai aksi demonstrasi pada hari tersebut. Demonstrasi diperkirakan tidak hanya akan berlangsung di Jakarta, tapi juga berpotensi terjadi di kota besar lain seperti Medan dan Surabaya.

Baca juga: Amien Rais dipanggil polisi

Kedubes meminta warga AS untuk menjauhi lokasi demonstrasi dan terus memantau pemberitaan di media massa lokal.

“Warga Amerika diminta berhati-hati jika berada di sekitar lokasi demonstrasi dan pawai politik.” Dalam situsnya, Kedubes AS juga menyerukan warga negara Amerika untuk mendaftar di Smart Traveller Enrollment Program (STEP) untuk mendapat informasi keamanan.

Warga negara Amerika juga diminta mengikuti informasi terkini yang disampaikan di jaringan sosial media Kedutaan Besar Amerika di Jakarta dan kantor konsulat di Surabaya.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto meminta para kepala daerah, Pangdam dan Kapolda di daerah untuk mencegah masyarakat pergi ke Jakarta pada 22 Mei.

Baca juga: Pilot ini ditangkap karena sebarkan ujaran kebencian

Permintaan pencegahan itu disampaikan mengingat adanya potensi massa dari luar Jakarta saat KPU mengumumkan hasil Pemilu pada Rabu nanti.

Wiranto juga mengimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadai gerakan yang mengancam keamanan negara serta penumpang gelap yang mengambil keuntungan dari situasi politik di dalam negeri.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending