Connect with us

Hukum dan Kriminal

Terbukti lakukan pungli, dua oknum pegawai Dishub Minahasa dibui 1 tahun

Published

on

Sidang kasus pungli pegawai Dishub Minahasa di Pengadilan Tipikor Manado. (Foto: Humas Kejari)

MANADO, ZONAUTARA.com – Dua oknum pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Minahasa dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam bentuk pungutan liar (pungli) oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Manado, Rabu (15/5/2019).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Wilke H Rabeta.

Dia mengatakan, dua oknum petugas Dishub Minahasa tersebut, masing-masing Jantje Taroreh dan Marthen Kalalo dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam Pasal 12 huruf e juncto Pasal 12A Undang-Undang (UU) Tipikor

“Para terdakwa divonis pidana penjara selama 1 tahun dan denda sebesar Rp10 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan,” ungkap Rabeta.

Menurut dia, atas putusan tersebut, baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elson S. Butarbutar dan para terdakwa menyatakan sikap pikir-pikir.

Diketahui, sebagaiama dalam dakwaan JPU Kejari Tomohon, para terdakwa diseret ke meja hihau atas aksi pungli terkait penerbitan Kartu Uji Kendaraan Bermotor (KUKB) dan Surat Keterangan Dispensasi Angkutan Khusus (SKDAK) pada saat melaksanakan operasi keselamatan dan kelengkapan administrasi kendaraan angkutan umum dan angkutan barang di Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Hukum dan Kriminal

Lagi, dua nyawa melayang di lokasi tambang Bakan

Batu yang berada tepat di atas kepala runtuh dan menimpa petambang

Bagikan !

Published

on

zonautara.com
Proses evakuasi saat kejadian tertimbunnya petambang di Bakan pada Maret 2019. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Busa di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menelan korban jiwa.

Peristiwa naas yang merenggut dua nyawa sekaligus itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita, Kamis (06/02/2020). Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, korban yakni RM Alias Mat (39) warga Desa Solimandungan Baru, dan AL alias Fian warga Desa Solimandungan 2, Kecamatan Bolaang.

“Keduanya meninggal setelah tertimbun material galian berupa bebatuan dan tanah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bolmong, Haris Dilapanga.

Dari keterangan saksi mata yang merupakan rekan kerja korban juga warga yang sama, bahwa kejadian bermula saat dirinya bersama kedua korban dan salah satu temannya Masri sedang mengambil material di lokasi yang cukup curam. Tiba-tiba, batu yang berada tepat di atas kepala mereka runtuh dan menimpa RM di bagian kepala dan dada.

“Korban Mat sempat dilarikan ke rumah sakit Kotamobagu dan dinyatakan meninggal saat berada di rumah sakit. Sedangkan Fian dipastikan meninggal di tempat kejadian,” terang Haris berdasarkan keterangan saksi.

Korban yang meninggal di lokasi kejadian langsung dijemput pihak keluarga dan dibawah ke rumah duka di Desa Solimandungan Baru.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kotamobagu, AKP Mohammad Fadly SIK saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, kedua korban sudah ada di rumah duka dan diserahkan langsung kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Benar ada korban jiwa di lokasi Bakan. Saat ini juga kita sedang mendalami kasus serta sedang mencari siapa penanggung jawab para pekerja tersebut,” singkat Mohammad Fadly.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com