Connect with us

KOLOM

Musim kemarau 2019 di Sulut segera tiba

BMKG memprediksi datangnya musim kemarauu di berbagai wilayah Sulawesi Utara

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi musim kemarau. (Foto: Pexels.com)

Oleh: Sofian Widiyanto

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Minahasa Utara

Prediksi awal musim kemarau 2019

Indonesia memiliki 342 Zona Musim (ZOM). Awal musim kemarau 2019 di prediksi akan mulai masuk pada bulan April 2019 di sebagian wilayah Nusa Tenggara, Bali dan Jawa sebanyak 79 ZOM (23,1%). Sedangkan wilayah-wilayah yang diprediksi awal musim kemarau pada Mei 2019 sebanyak 99 ZOM (28,9%) meliputi sebagian Bali, Jawa, Sumatera dan sebagian Sulawesi.

Kemudian sebanyak 96 ZOM (28,1%) akan masuk awal musim kemarau di bulan Juni 2019 di Sumatera, Jawa, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Jika di bandingkan terhadap rerata klimatologisnya (periode 1981-2010), awal musim kemarau di Indonesia sama dengan rata-ratanya 127 ZOM (37,1%), mundur sebanyak 128 ZOM (37,4 %), dan maju sebanyak 97 ZOM (25,5%).

Perlu diwaspadai wilayah-wilayah yang prakiraan awal musim kemaraunya maju/lebih awal di Provinsi Sulawesi Utara yaitu di daerah ZOM 322 yang meliputi daerah Bolang Mongondouw Utara, Bolang Mongondouw dan Kotamobagu, daerah ZOM 324 yang meliputi Minahasa selatan, Sebagian Minahasa dan sebagian Tomohon, daerah ZOM 327 meliputi daerah Likupang dan Wori.

Selain daerah yang mengalami kemarau lebih awal terdapat juga daerah yang awal musim kemaraunya mundur dibandingkan dengan rata-ratanya atau lebih lambat yaitu, ZOM 323, meliputi: Kotabunan, Nuangan, Tutuyan, Belang, Posumaen, Ratahan, Ratatotok.

Kemudian ZOM 325, meliputi: Eris, Kauditan, Kema, Kombi, Langowan Selatan, Aertembaga, Girian, Lembeh Selatan, Lembeh Utara, Madidir, Maesa, Matuari, Ranowulu serta ZOM 326, meliputi: Pineleng, Tombariri, Tatapaan, Airmadidi, Dimembe, Kalawat, Talawaan, Tatelu, Bunaken, Malalayang, Mapanget, Singkil, Tikala, Tuminting, Wanea dan Wenang.

Prakiraan awal musim untuk daerah ZOM 325 dan 326 diprakirakan jatuh pada dasarian I Juli, wilayah ZOM 324 pada dasarian II Juni, ZOM 323 dan 327 diprakirakan pada dan Juli dasarian II.

Kemudian untuk wilayah ZOM 322 diprediksi masuk awal musim hujan paling awal atau lebih cepat diantara wilayah ZOM lainnya di Sulawesi Utara yaitu pada dasarian Mei III sedangkan untuk wilayah ZOM 319 diprakirakan masuk awal musim kemarau pada bulan Oktober dasarian II.

Puncak kemarau

Puncak musim kemarau 2019 di Sulawesi Utara diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus–September 2019. Khusus daerah Bolang Mongondouw Selatan puncak musim kemarau di prediksi akan terjadi pada bulan Februari 2020.

Untuk Kota Manado dan sekitarnya puncak musim kemarau di prediksi pada bulan Agustus 2019. Untuk wilayah daratan bagian utara Sulawesi Utara puncak musim kemarau terjadi pada bulan Agustus 2019. Sedangkan untuk wilayah daratan selatan diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada bulan September 2019.

Menghadapi kondisi puncak kemarau perlu diwaspadai wilayah yang rentan terhadap bencana yang ditimbulkan oleh curah hujan yang rendah antara lain kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan serta berkurangnya persediaan air bersih.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

KOLOM

Prakiraan Hujan di Sulawesi Utara pada Oktober 2019

Hujan mulai turun di Sulut walau belum dalam kriteria tinggi.

Bagikan !

Published

on

Foto: Pixabay

Oleh: Sofian Widiyanto

Berdasarkan perkembangan dinamika atmosfer dan lautan global serta prediksi dari beberapa institusi baik itu dari dalam dan luar negeri, wilayah Nino3.4 berada dalam kondisi Netral.

Monsun Asia berada di sekitar klimatologisnya dari awal September lalu dan diprediksi aktif pada Oktober 2019. Dengan kondisi anomali suhu muka laut di sekitar Sulawesi Utara yang dingin, mengakibatkan peluang pembentukan awan hujan masih kurang, namun akan meningkat seiring waktu menuju November hingga Desember.

Potensi hujan pada bulan Oktober secara umum akan dipengaruhi oleh Dinamika Atmosfer Global dan Regional tersebut diatas. Walaupun demikian, faktor lainnya seperti adanya pola-pola siklonik serta faktor konveksi lokal juga akan berperan dalam pola hujan di Sulawesi Utara.

Mempertimbangkan kondisi dinamika atmosfer dan lautan tersebut di atas serta keluaran dari perhitungan statistik matematika dan software HyBMG ver. 2.0, maka prakiraan hujan bulan Oktober 2019 di Provinsi Sulawesi Utara adalah sebagaimana dijabarkan di bawah ini.

1. KRITERIA RENDAH (0 – 100 mm)

Bitung (SM),  BKPI Aertembaga,  UPTD Matuari,  Likupang Barat (KD),  UPTD Kema I,  KC Ratatotok, BPP Belang, BPP Pusomaen, BPP Kotamobagu Barat, BPP Kotamobagu Timur, BPP Kotamobagu Selatan, BPP Dumoga Timur, BPP Dumoga Barat, BPP Passi Barat, BPP Dumoga Utara, UPP Kotabunan, KD Molobog dan BPP Tutuyan.  

2. KRITERIA MENENGAH (101 – 300 mm)

Paniki Atas (SK), Winangun (SG), Sam Ratulangi (SM), KC Tuminting, P. Bunaken, BP4K Manado, KP. Pandu, UPTD Danowudu, BPP Tomohon Utara, BPP Tomohon Tengah, BPP Tomohon Barat, BPP Tomohon Selatan, Tondano (SG), BPP Langowan Utara, UPTD Kawangkoan, Tanawangko (KD), UPTD Kombi, BPP Pineleng,  SPPN Kalasey, KC Sonder, BPP Remboken, , BPP Tombulu,  BPP Tondano Selatan, BPP Tompaso, DISTAN Airmadidi, UPTD Wori, UPTD Tatelu,  BPP Likupang Timur, BPP Likupang Selatan, UPP Tenga, UPTD Modoinding, DISBUN Tumpaan, KD Tareran, UPTD Tompasobaru, BPP Motoling, BBTPH Tumpaan, BPP Sinonsayang, BPP Amurang Barat, UPTD Ratahan, TCSDP Tombatu, BPP Touluaan, KC Poigar, KD Motabang–Lolak, BPP Lolayan, KD Pangian Barat, BPP Lolak, BPP Sangtombolang, BPP Bolaang Timur, UPK Pinolosian, KC Bolaang Uki, BPP Pinolosian Timur, BPP Pinolosian Tengah, BPP Posigadan, BPP Modayag, BPP Sangkub, BPP Bintauna, BPP Bolangitang Timur, BPP Bolangitang Barat, BPP Kaidipang, BPP Pinogaluman, Naha (SM), KD Mala-Tahuna, Bandara Melonguane, BPP Beo, BPP Lirung, BPP Melonguane, PGR. Tagulandang dan BPP Siau Tengah.

3. KRITERIA TINGGI (301 – 500 mm)

– Tidak terjadi

4. KRITERIA SANGAT TINGGI (> 500 mm)

– Tidak terjadi

Dengan demikian prakiraan hujan bulan Oktober 2019, dapat disimpulkan bahwa kondisi di wilayah Sulawesi Utara belum akan terjadi hujan dengan kriteria tinggi hingga sangat tinggi.

Awal musim hujan tahun ini diprediksi akan jatuh pada Oktober dasarian II (tanggal 11-20) dan puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada bulan Januari mendatang.

Untuk itu BMKG menghimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri menghadapi musim hujan yang sebentar lagi akan segera tiba.

Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan Oktober 2019

Sofian Widiyanto adalah Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Minahasa Utara

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com