Connect with us

KABAR SULUT

Siaga Lebaran, Basarnas Manado siaga 24 jam

Published

on

Kepala Kantor Basarnas Manado saat meninjau Kapal Bima Sena. (Foto: Humas Basarnas)

MANADO, ZONAUTARA.comKantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Manado siap dalam melakukan pengamanan Siaga Lebaran. Personel hingga peralatan pun sudah disiagakan di sejumlah titik.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Basarnas Manado Gede Darmada. Dia mengatakan, pihaknya telah mengintruksikan kepada anggotanya agar sigap dan tanggap di setiap tempat.

Selain itu, kata dia, dalam pengamanan Siaga Lebaran kewaspadaan harus ditingkatkan.

“Anggota Basarnas sendiri sudah ditempatkan di titik vital, baik di pelabuhan Bitung, pelabuhan Manado, bandara, pelabuhan Amurang, pelabuhan Tahuna, jalan trans sulawesi dan di jalan jalan yang dilewati masyarakat yang sedang melaksanakan mudik lebaran,” ungkapnya, Kamis (30/5/2019).

Menurut dia, di setiap penempatan di titik-titik lokasi anggota juga disiagakan peralatan-peralatan, sehingga akan memberikan kenyamanan masyarakat yang sedang mudik lebaran.

“Basarnas Manado siaga selama 24 jam di titik-titik yang sudah ditentukan dan di setiap titik ditempatkan 4 personil,” jelasnya.

Dia menambahkan, pantaun hingga H-6 Lebaran, belum terjadi lonjakan penumpang di bandara  dan pelabuhan Manado.

“Hanya saja pelabuhan Bitung mengalami lonjakan penumpang yang ingin mudik ke tanah Jawa,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Zona Bolmong Raya

Siap-siap, penyelesaian aset jadi taruhan jabatan

Tahlis: wajib teken pakta integritas

Published

on

By

BOLMONG, ZONAUTARA.com- Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) akan melakukan rolling jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama eselon II.

Penempatan jabatan nantinya akan mengacu pada hasil seleksi terbuka JPT Pratama yang baru selesai digelar.

Sebelumnya, panitia seleksi (pansel) sudah mengumumkan nama-nama yang dinyatakan lolos tiga besar.

Baca: Pansel umumkan tiga besar hasil seleksi JPT Pratama Pemkab Bolmong

Menariknya, dari 18 jabatan atau organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilelang, sembilan diantaranya bermasalah dengan aset yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolmong, Tahlis Gallang mengaku, persoalan aset akan menjadi pertimbangan khusus bagi Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wabup Yanny Tuuk, dalam menentukan pejabat yang akan dilantik nanti.

“Nama-nama yang lolos tiga besar itu akan diserahkan kepada Bupati. Nantinya, bupati selaku user yang akan memilih salah satu. Namun, yang menjadi indikator penting dalam penilaian pimpinan (Bupati dan Wabup) adalah komitmen penyelesaian persoalan aset khususnya bagi instansi yang bermasalah,” kata Tahlis Gallang, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/7/2019).

Lebih lanjut, Tahlis mengatakan, terkait komitmen tersebut, para pejabat yang akan dilantik nanti wajib menandatangani pakta integritas. Itu sama dengan sistem kontrak kerja.

Dengan begitu, kata Tahlis, kinerja para pimpinan OPD lebih terkontrol. Kemudian para pimpinan OPD selalu memiliki tanggung jawab selama menjabat.

“Ada beberapa poin yang akan dituangkan dalam pakta integritas. Salah satunya adalah terkait komitmen penyelesaian asset. Dan itu yang paling utama. Itu berlaku selama satu tahun. Setelah itu, akan dievaluasi,” ungkap Sekda Tahlis.

Dia memaparkan, salah satu kelemahan Pemkab Bolmong di tahun-tahun sebelumnya terletak pada tata kelola aset barang milik daerah yang kurang baik. Yang pada akhirnya, menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Upaya tindak lanjut terhadap temuan tersebut juga tidak maksimal.

Sehingga, menumpuk dari tahun ke tahun dan terus terbawa sampai hari ini.

Baca juga: Catatan BPK, 403 Miliar asset Bolmong bermasalah

“Penandatanganan pakta integritas nantinya agar para pimpinan OPD benar-benar memiliki rasa tanggungjawab penuh terhadap tugas dan kewajibannya. Dalam pakta integritas itu intinya pimpinan OPD harus siap menjalankan segala tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Ketika mereka menandatangani itu berarti mereka siap,” sahut Tahlis. (itd)

Sembilan jabatan yang dilelang bermasalah dengan aset, yakni:

  1. Dinas Pendidikan
  2. Dinas Pertanian
  3. Dinas Pengendalian Penduduk dan KB
  4. Dinas Perhubungan
  5. Dinas Perikanan
  6. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa
  7. Dinas Lingkungan Hidup
  8. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan
  9. Badan Keuangan Daerah

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com