Connect with us

Visualisasi Data

Harga emas naik ke Rp714 ribu per gram

Sebelumnya selama dua hari berturut-turut, harga emas turun.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – Setelah sempat turun pada harga Rp694 ribu per gram di Selasa (2/7/2019), harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, hari ini naik ke angka Rp714 ribu per gram.

Sebelumnya dalam dua hari berturut-turut harga logam mulia Antam ini sempat turun Rp11 ribu, namun berbalik naik Rp20 ribu.

Diakses pada situs logammulia.com, harga untuk 0,5 gram dijual dengan harga Rp381,5 ribu. Sementara untuk ukuran dua gram dijual seharga Rp1,37 juta dan untuk 10 gram seharga Rp6,71 juta.

Antam juga menjual emas dengan ukuran 25 gram dijual dengan harga Rp16,68 juta, ukuran 50 gram dijual dengan harga Rp33,28 juta, dan ukuran 100 gram dijual dengan harga Rp66,5 juta.

Lalu, emas dengan ukuran 250 gram dijual dengan harga Rp166 juta, ukuran 500 gram dijual dengan harga Rp331,8 juta, dan ukuran 1.000 gram dijual dengan harga Rp663,6 juta.

Secara global harga emas juga berbalik arah menguat pada Selasa (2/7) setelah turun tajam pada sesi sebelumnya. Pemicunya, investor khawatir terjadi perlambatan ekonomi akibat pelemahan pertumbuhan manufaktur global dan isu perang dagang AS-Eropa.

Harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi US$1.392,91 per ons setelah jatuh 1,8 persen di sesi sebelumnya yang merupakan penurunan terbesar sejak November 2016. Sementara itu, emas berjangka AS naik 0,4 persen menjadi US$1.395 per ons.

Editor: Ronny A. Buol

Bagikan !

Visualisasi Data

Di Sulut, laki-laki rentan tertular virus corona, terbanyak usia 20-44 tahun

58,11 persen dari kasus positif corona di Sulut adalah laki-laki.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi proses melepas APD. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Penularan SAR-CoV-2 penyebab covid-19 di Sulawesi Utara masih terus berlangsung. Sepanjang bulan Mei 2020, ada 294 kasus positif yang diumumkan oleh Satgas Covid-19 Sulut.

Total kasus positif secara akumulatif di Sulut sejak kasus positif pertama pada 14 Meret hingga 31 Mei, sudah sebanyak 339 kasus. Dari 339 kasus itu ada 250 kasus aktif atau pasien yang dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan yang tersebar di Sulut.

Sebanyak 37 orang meninggal dunia dan sudah ada 52 orang yang dinyatakan pulih atau sembuh, karena hasil pemeriksaan laboratorium swab test mereka dua kali berturut-turut negatif.

Hasil olah data Zonautara.com, memperlihatkan bahwa laki-laki yang terbanyak tertular virus corona di Sulut. Dari 339 kasus, 197 diantaranya berjenis kelamin laki-laki atau sebesar 58,11 persen

Sementara perempuan sebanyak 142 orang yang terjangkit covid-19 atau sebesar 41,88 persen

Jika dipilah berdasarkan kelompok usia, maka kelompok usia 20 hingga 44 tahun paling banyak tertular virus corona. Pada kelompok usia ini ada sebanyak 160 kasus, dimana 106 kasus diantaranya atau sebesar 66,25 persen adalah laki-laki.

Perempuan mendominasi pada kelompok usia 6 hingga 14 tahun, yakni ada sebanyak 10 orang perempuan tertular virus corona pada kelompok usia ini atau sebesar 37,5 persen dari 16 kasus dalam kelompok usia ini.

Covid-19 juga menjangkit pada kelompok usia balita, atau di bawah lima tahun. Pada kelompok usia ini ada enam kasus yang dilaporkan, dimana empat kasus merupakan laki-laki dan dua kasus perempuan.

Pada kelompok usia di atas 60 tahun, distribusi kasus per jenis kelamin hampir merata. Dari 50 kasus yang dilaporkan pada kelompok ini, ada 27 kasus berjenis kelamin perempuan (54%) dan sisanya 23 kasus adalah laki-laki.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com