Connect with us

Hukum dan Kriminal

Kejari tahan dua tersangka kasus dugaan korupsi PD Pasar Tomohon

Published

on

Tersangka HK saat hendak dibawa ke LPP Tomohon oleh Tim Penyidik Kejari Tomohon. (Foto: zonautara.com/Christo Senduk)

TOMOHON, ZONAUTARA.comKejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon kembali ‘unjuk gigi’. Korps Adhyaksa yang dikepalai Edy Winarko ini melakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang terjadi di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tomohon.

Kedua tersangka tersebut, yakni perempuan HSCK alias Hof, yang merupakan mantan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Tomohon sejak Januari 2015 hingga Maret 2016.

Sementara, satu tersangka lainnya, yakni lelaki RN alias Rep selaku Direktur Umum (Dirum) PD Pasar yang menjabat sejak Januari 2015 sampai Januari 2016.

Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Edy Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Wilke H Rabeta mengatakan, penahanan terhadap kedua tersangka dilakukan setelah tim penyidik Kejari Tomohon mendapatkan bukti permulaan yang cukup atas kasus dugaan korupsi yang terjadi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Namun begitu, kata dia, hanya satu tersangka yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Manado di Tomohon, yakni tersangka Hof.

Sementara, lanjut dia, satu tersangka lainnya, yakni lelaki Rep berstatus tahanan rumah.

Tersangka saat menjalani pemeriksaan di ruang Pidsus Kejari Tomohon. (Foto: Kejari Tomohon)

“Untuk saat ini tersangka RN belum dimungkinkan untuk ditahan di rumah tahanan. Hal itu merujuk dari pemeriksaan dokter yang menyatakan tersangka dalam keadaan sakit,” ujar Wilke yang didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Arthur Piri.

Menurut dia, penahanan terhadap Hof akan dilakukan selama 20 hari.

Dia menjelaskan, kedua tersangka dijerat karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi terhadap anggaran di PD Pasar Kota Tomohon.

Di mana, kedua tersangka diduga melakukan peminjaman dana di kas PD Pasar yang jumlahnya bervariasi dan bukan untuk kebutuhan PD Pasar, hingga akhirnya menyebabkan kerugian keuangan negara.

“Tersangka HK diduga melakukan peminjaman sebesar Rp218.951.500 dan tersangka RN sebesar Rp 199.833.000 juta,” jelasnya.

Para tersangka pun dijerat dengan Pasal Primair Pasal 2 ayat (1) dan subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Editor : Christo Senduk

Hukum dan Kriminal

Komedian Nunung ditangkap polisi dalam kasus narkoba

Dia ditangkap bersama suaminya dengan barang bukti 0,36 gram sabu.

Published

on

Nunung (Foto: istimewa)

ZONAUTARA.com – Tri Retno Prayudati atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Nunung, dikabarkan ditangkap terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika berjenis sabu, pada Jumat (19/7).

Penangkapan terhadap Nunung telah dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Nunung ditangkap bersama suaminya di rumah mereka di kawasan Tebet Timur, Jakarta Selatan.

“Telah diamankan pasangan suami istri komedian Nunung,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (19/7), dikutip dari CNN Indonesia.

Argo mengungkapkan Nunung ditangkap di rumahnya hari ini sekitar pukul 13.15 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram.

“Hasil test urine positif narkotika,” ujar Argo.

Nunung dikenal sebagai bagian dari pementasan lawak Srimulat. Tubuhnya yang tambun dan tawanya yang amat khas menjadi ciri tersendiri dari komedian tersebut.

Dari Srimulat, Nunung pun hadir dalam berbagai acara komedi lain, seperti Opera Van Java dan Nyonya Nunung. Namun tak hanya itu, wanita 56 tahun itu juga kerap berperan di film dan sinetron.

Nunung berasal dari Solo, dan diketahui menikah beberapa kali. Pada 2012, ia melangsungkan pernikahan keempat dengan manajernya sendiri, Iyan Sambiran.

Terakhir Nunung bergabung dengan Sule dan Andre untuk acara Ini TalkShow di Net TV.

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com