Connect with us

Hukum dan Kriminal

Komedian Nunung ditangkap polisi dalam kasus narkoba

Dia ditangkap bersama suaminya dengan barang bukti 0,36 gram sabu.

Bagikan !

Published

on

Nunung (Foto: istimewa)

ZONAUTARA.com – Tri Retno Prayudati atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Nunung, dikabarkan ditangkap terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika berjenis sabu, pada Jumat (19/7).

Penangkapan terhadap Nunung telah dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Nunung ditangkap bersama suaminya di rumah mereka di kawasan Tebet Timur, Jakarta Selatan.

“Telah diamankan pasangan suami istri komedian Nunung,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (19/7), dikutip dari CNN Indonesia.

Argo mengungkapkan Nunung ditangkap di rumahnya hari ini sekitar pukul 13.15 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram.

“Hasil test urine positif narkotika,” ujar Argo.

Nunung dikenal sebagai bagian dari pementasan lawak Srimulat. Tubuhnya yang tambun dan tawanya yang amat khas menjadi ciri tersendiri dari komedian tersebut.

Dari Srimulat, Nunung pun hadir dalam berbagai acara komedi lain, seperti Opera Van Java dan Nyonya Nunung. Namun tak hanya itu, wanita 56 tahun itu juga kerap berperan di film dan sinetron.

Nunung berasal dari Solo, dan diketahui menikah beberapa kali. Pada 2012, ia melangsungkan pernikahan keempat dengan manajernya sendiri, Iyan Sambiran.

Terakhir Nunung bergabung dengan Sule dan Andre untuk acara Ini TalkShow di Net TV.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hukum dan Kriminal

Dua remaja pelaku pengeroyokan di Taratara diamankan Polisi

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Tim Resmob dan Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resor (Polres) Tomohon mengamankan dua remaja lelaki yang diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama di Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, sekitar pukul, Rabu (20/11/2019) malam.

Dua remaja tersebut, yakni AMN alias Andre (17) dan AM alias Ansel (15), keduanya warga Kelurahan Taratara, diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban Rivo, warga Kelurahan Woloan Satu Utara.

Tim Resmob yang dipimpin Bripka Bima Pusung dan URC Totosik yang dikomandani Bripka Yanny Watung yang mendapatkan informasi dari warga tersebut langsung bergerak menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengembangan.

Kapolres Tomohon melalui Kasat Reskrim Iptu Yulianus Samberi mengatakan, setelah menerima info, pihaknya langsung melakukan pengembangan di lokasi kejadian dan mengejar para terduga pelaku.

“Saat ditelusuri ternyata benar ada terjadi penganiayaan secara bersama-sama, kemudian tim langsung mencari informasi di TKP dan mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan,” ujarnya.

Dari hasil interogasi, kata Samberi, pengeroyokan tersebut berawal saat tersangka Ansel yang menggunakan profil pacarnya menghubungi korban melalui aplikasi WhatsApp dan meminta menjemputnya di daerah pesona alam.

Usai berkomunikasi dengan korban, pelaku Ansel kemudian memanggil rekannya pelaku Andre untuk menemaninya bertemu dengan korban.

“Saat korban berada di lokasi, lelaki Ansel mengambil sebatang kayu dan menghadang korban kemudian memukul korban dengan sebatang kayu yang mengena di bagian wajah korban lalu, lelaki Andre memukul korban di wajah. Korban lalu mencoba lari namun korban terjatuh di saluran irigasi, namun lelaki Andre mengejar korban dan sempat memukul hingga menendang korban,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat itu lelaki Andre memegang pisau di tangan kirinya, namun dirampas oleh lelaki Ansel agar tidak digunakan.

Menurut dia, saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mapolsek Tomohon tengah bersama barang bukti untuk diproses hukum.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com