Connect with us

PRESS REVIEW

[FLASH]: Sistem Bank Mandiri eror

Saldo rekening nasabah bertambah hingga ratusan juta rupiah.

Bagikan !

Published

on

Fakta dalam berita

  • Banyak nasabah Bank Mandiri mengeluhkan saldo dalam rekeningnya berkurang tiba-tiba saat sedang melakukan cek saldo melalu mesin ATM.
  • Adapula yang memposting layar ATM yang menunjukkan informasi saldo dalam rekeningnya bertambah secara drastis.
  • Bank Mandiri melalui Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, meminta maaf atas kondisi itu dan menjamin bahwa rekening nasabah aman.
  • Rohan menjelaskan bahwa perubahan saldo rekening nasabah terjadi akibat perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan.
  • Gangguan dalam sistem Bank Mandiri ini menjadi trending topik dalam lini masa Twitter.
  • Bank Indonesia mengharapkan gangguan sistem pembayaran yang menimpa PT Bank Mandiri (Persero) Tbk segera diatasi.
  • Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko seperti dikutip dari Antara, Sabtu (20/7/2019), mengatakan bahwa, “segera memberitahukan atau berkomunikasi kepada nasabah untuk memberikan perlindungan nasabah dan kepastian layanannya terjaga dan terkendali”.
  • Onny mengatakan, saat ini Bank Mandiri sudah memberikan informasi resmi ke masyarakat mengenai gangguan sistem pembayaran itu.

Link berita

Kutipan media sosial

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

PERISTIWA

Ratusan jurnalis di 23 Kota dilatih soal Cek Fakta

Published

on

Pelatihan Cek Fakta di Lombok, NTB. (Foto: zonautara.com)

JAKARTA, ZONAUTARA.comSekitar 400 jurnalis yang tersebar di 23 di Indonesia mendapatkan pelatihan atau training soal Cek Fakta.

Training yang dilaksanakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerja sama dengan media, komunitas jurnalis lokal, dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) secara serentak berlangsung Sabtu hingga Minggu, 23-24 November 2019.

Ketua Umum AJI Abdul Manan mengatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh fenomena banyak dan cepatnya penyebaran informasi di era digital, terutama melalui media sosial.

Muatan dari informasi itu beragam. Mulai dari informasi yang bermanfaat dan dibutuhkan publik hingga informasi palsu (hoaks), disinformasi atau kabar bohong.

Penyebaran informasi palsu berupa teks, foto hingga video itu memiliki tujuan beragam. Ada yang sekadar untuk lelucon, tapi ada juga yang mengandung kepentingan politik atau ekonomi.

“Yang merisaukan, hoaks ini menyebar sangat mudah cepat di sosial media. Tidak sedikit publik yang serta merta mempercayainya,” kata Abdul Manan di Jakarta, Sabtu (23/11).

Bukan hanya publik yang mempercayai dan menyebarluaskan informasi palsu tersebut. Terkadang media pun turut mendistribusikannya. Hal ini terjadi karena berbagai faktor.

Antara lain, karena ketidaktahuan, sekadar ingin menyampaikan ‘informasi’ secara cepat, atau sengaja untuk tujuan-tujuan tertentu.

Mudahnya penyebaran informasi palsu itu dipicu oleh banyak sebab, termasuk karena kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang apa itu informasi palsu dan bagaimana cara mendeteksinya.

Sejumlah latar belakang itu yang mendorong Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dengan dukungan Internews dan Google News Initiative, mengadakan Pelatihan Cek Fakta Serentak di 23 kota ini.

Materi yang diberikan dalam pelatihan ini meliputi teknik mendeteksi informasi palsu, selain bagaimana berselancar di dunia digital yang sehat dan aman.

“Salah satu tujuan praktis dari kegiatan ini adalah agar media dapat melakukan verifikasi sendiri terhadap informasi yang beredar di dunia digital, khususnya media sosial,” kata Manan.

Kegiatan training cek fakta serentak ini digelar serentak di kota-kota berikut: Gorontalo (Gorontalo), Palu (Sulawesi Tengah), Mamuju (Sulawesi Barat), Bulukumba (Sulawesi Selatan), Jakarta (Jakarta), Surakarta (Jawa Tengah), Banjarbaru (Kalimantan Selatan), Pontianak (Kalimantan Barat), Malang, Kediri (Jawa Timur), Bandung (Jawa Barat), Yogyakarta, Tanjungpinang), Banda Aceh (Aceh), Ambon (Maluku), Padang (Sumatera Barat), Kotamobagu (Sulawesi Utara), Bima, Mataram (Nusa Tenggara Barat), dan Denpasar (Bali).

Pemimpin Umum Zonautara.com, Ronny A Buol, menjadi salah satu trainer dalam pelatihan Cek Fakta ini.

Ronny yang bersertifikat Google ini menjadi trainer pada pelatihan Cek Fakta di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com