BITUNG, ZONAUTARA.com – Semangat gotong royong menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Semangat gotong-royong harus dijaga terus, dan selama ini program TMMD sangat selaras dengan program Pemerintah Daerah.

Karena sama-sama ingin membangun dan mensejahterakan masyarakat dan selama ini TNI senantiasa dirindukan oleh rakyat. Karena salah satu ketertinggalan kita dewasa ini adalah persoalan kedisiplinan yang belum tertanam bagus di tengah masyarakat.

“Berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD, sangat menonjol di masyarakat. Karena melibatkan rakyat dalam pembangunannya,” ungkap Dandim 1310/Bitung Letkol Inf KUsnandar Hidayat, S.Sos, (27/7/2019).

Turunnya prajurit TNI dalam pelaksanaan pembangunan di desa-desa telah mendorong peningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program TMMD juga telah menyatukan pandangan masyarakat dengan prajurit TNI.

“Rakyat merasa bersatu dengan TNI yang melaksanakan kegiatan TMMD ini, sehingga pandangan masyarakat itu sangat baik sekali. Kebersamaan dan keakraban yang terjalin menjadi modal dalam menyukseskan pembangunan di pedesaan,” terang Dandim.

Terkait dengan disiplin prajurit, Dandim juga mengutarakan bahwa TNI akan membawa kedisiplinan yang cukup bagus, sehingga kalau itu tertanam di tengah-tengah pergaulan dan kehidupan masyarakat maka dengan sendirinya modal utama untuk mempercepat pembangunan itu salah satunya adalah disiplin.

“Disiplin dalam programnya, disiplin dari pelaksanaannya, disiplin dari waktu, maka dengan modal kedisiplinan, percepatan pembangunan sesuai dengan tujuan akan cepat kita wujudkan,” imbuhnya.




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id