Connect with us

Bencana dan Musibah

[FLASH]: KM Santika Nusantara terbakar, 3 orang tewas

Ratusan orang diatas kapal. Jumlah penumpang simpang siur.

Bagikan !

Published

on

Foto: istimewa

Fakta dalam berita:

  • Kalal Motor (KM) Santika Nusantara rute Surabaya – Balikpapan terbakar saat sedang berada di perairan Pulau Masalembo, Sumenap, Jawa Timur.
  • Kapal dilaporkan terbakar pada Kamis (22/8/2019) sekitar pukul 21.40 WIB
  • Manifest (daftar muatan ) menyebutkan ada 111 penumpang dari berbagai usia dan 84 unit kenderaan di atas kapal naas itu.
  • Namun jumlah penumpang yang sebenarnya masih simpang siur. Pihak Basarnas Surabaya memperkirakan penumpang mencapai 277 orang.
  • Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Masalembo, menyatakan sudah ada tiga penumpang yang ditemukan meninggal.
  • Sebanyak 89 penumpang selamat sudah dibawa ke Surabaya, semetara 50 orang lainnya masih berada di Kantor Syahbandar Masalembo dan Puskesmas Masalembo.

Link Berita:

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Bencana dan Musibah

Presiden Jokowi tempuh 1 jam perjalanan dengan helikopter ke lokasi karhutla

Ada yang berebut meminta foto selfie atau mengulurkan tangan untuk bersalaman.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikukuh menerobos lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Selasa (17/09/2019) pagi.

Menempuh perjalanan sekitar 1 jam dengan helikopter dari Pekanbaru, Presiden Jokowi tiba di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, sekitar pukul 10.15 WIB. Pada kesempatan ini, Jokowi didampingi sejumlah menteri, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Gubernur Riau.

Kedatangan Presiden Jokowi disambut antusias oleh masyarakat setempat. Ada yang berebut meminta foto selfie atau mengulurkan tangan untuk bersalaman. Presiden Jokowi sekitar 20 menit memenuhi keinginan masyarakat itu, sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi bekas karhutla yang berjarak sekitar 6 km dari lokasi helipad.

Usai meninjau lokasi bekas karhutla, kepada wartawan Presiden Jokowi menegaskan, pencegahan itu akan lebih efektif, tidak membutuhkan biaya banyak. Tapi kalau sudah kejadian seperti sekarang, lanjut Presiden, ini sudah kerja yang luar biasa.

“Saya tanya tadi TNI/Polri yang ada di sini sudah berapa hari, sudah lebih dari 1 bulan. Kalau sudah kejadian, sulit memadamkannya apalagi di daerah gambut seperti sekarang ini, lebih sulit lagi, kelihatan sudah padam bawahnya (tapi) apinya masih menganga,” ujar Presiden.

Presiden juga menegaskan, tindakan hukum bagi pelaku karhutla juga sudah dilakukan dan sudah ditangani langsung oleh Polri maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Nanti dilihat sebetulnya ini kesengajaan yang terorganisasi atau memang rakyat yang ingin berkebun.

“Kalau kita lihat luasannya besar sekali, ini terorganisasi. Nanti Polri coba ditanyakan ke Pak Kapolri penanganannya secara detail,” kata Jokowi.

Presiden mengingatkan kembali bahwa pencegahan oleh Desa, Camat, Bupati, Babinsa, Babinkamtibmas, Polsek, Koramil itu adalah yang pertama harus dikerjakan. Kalau sudah kejadian sulit, lapangannya sulit.

“Ini termasuk masih mudah. Banyak lapangan-lapangan yang lebih sulit dari ini,” ujar Presiden.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BNPB Doni Monardo, dan Gubernur Riau Syamsuar.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com