Connect with us

Bencana dan Musibah

Panti Asuhan Nazareth terbakar

Satu penghuni terluka.

Bagikan !

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Kebakaran kembali terjadi di Kota Tomohon, Kamis (12/9/2019).

Kali ini, si jago merah melalap Panti Asuhan Nazareth, yang terletak di Lingkungan VIII, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, sekitar pukul 18.30 WITA.

Satu orang penghuni dilaporkan terluka dan kini sudah dilarikan ke Rumah Sakit Gunung Maria untuk mendapatkan perawatan.

Sejumlah satu anak panti mengaku, mereka tidak mengetahui pasti asal api yang menghanguskan gedung yang merupakan asrama perempuan.

“Kami sedang belajar di aula tiba-tiba mendengar sudah terbakar,” tutur salah satu anak panti perempuan.

Sementara itu, saksi mata Ipang menuturkan, melihat api sudah membesar, dirinya bersama salah satu anggota TNI berusaha menerobos bangunan yang terbakar karena mengetahui ada orang yang masih berada di dalam gedung.

“Kami menanyakan bahwa Pongen (korban terluka) tidak terlihat, kami berusaha masuk dan mendapati dia ada di bagian belakang gedung yang terbakar. Kondisinya sudah terbakar di bagian kaki dan tangan,” ujarnya.

Lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, satu unit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, serta satu unit watercanon milik Polres Tomohon diterjunkan memadamkan api.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Bencana dan Musibah

Ini pengakuan penghuni asrama Papua di Tomohon yang terbakar

Published

on

Petugas saat memasang garis Polisi di lokasi kebakaran. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Gedung asrama mahasiswa Papua yang terletak di Kelurahan Talete Dua, Kecamatan Tomohon Tengah, terbakar sekitar pukul 10.00 WITA, Minggu (20/10/2019).

Api diduga berasal dari salah satu kamar penghuni asrama bernama NRM (22) alias Novel, mahasiswa asal Biak. Saat diwawancarai, Novel membenarkan api yang menghanguskan asrama yang dihuni 15 mahasiswa itu, berasal dari kamarnya.

Dia mengaku, awal mula api berawal saat dirinya iseng-iseng bermain korek api dan secarik kertas.

“Ya, cuma main-main bakar kertas biasa, pas kontak macis langsung terbakar, pas buang langsung kena di sabuk (kasur), sabuk langsung terbakar, mau padam takut, jadi langsung keluar. Dapa dengar kebakaran, sudah semua langsung lari keluar,” ujarnya saat diwawancari di Mapolres Tomohon.

Dia pun tak menampik, dirinya secara sengaja bermain-main api hingga akhirnya tak disangka bisa membakar bangunan milik Pemerintah Provinsi Papua itu.

“Iya, sengaja (bermain api),” katanya.

Novel pun mengaku menyesal atas terjadinya peristiwa tersebut.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Triharyanto saat berada di Mapolres Tomohon mengatakan, saat ini pihaknya memprioritaskan untuk bagaimana para mahasiswa yang kehilangan tempat tinggal ini bisa mendapatkan hunian sementara.

“Saya lebih memprioritaskan bersama Pak Wali Kota agar bagaiamana anak-anak mahasiswa ini mendapatkan penampungan sementara, mengingat mereka harus tetap melanjutkan kuliah atau belajarnya. Ada beberapa mahasiswa yang tinggal dua hari lagi diwisuda, nah itu maka kita harus memprioritaskan mereka supaya mendapatkan penampungan sementara,” katanya.

Selanjutnya, kata Kapolda, pihaknya juga akan meminta pemerintah daerah agar berkoordinasi dengan Pemprov Papua, untuk merenovasi asrama yang terbakar ini.

“Supaya cepat digunakan lagi, sebagai sarana tempat tinggal mahasiswa Papua ini,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

Baca Juga

<

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com