Connect with us

CARI TAHU

Begini ternyata aturan Cuti Melahirkan untuk CPNS

Merujuk pada Pasal 340 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berhak atas cuti melahirkan. Namun, CPNS bersangkutan harus tetap memenuhi persyaratan wajib menjalani masa percobaan selama satu tahun.

Cuti melahirkan bagi CPNS diberikan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dengan memperhatikan kewajiban CPNS untuk mengikuti masa percobaan selama satu tahun dan surat keterangan dari dokter/rumah sakit, agar CPNS mendapatkan haknya atas cuti melahirkan namun tetap dapat memenuhi persyaratan wajib menjalani masa percobaan selama satu tahun.

Hal itu merujuk pada Pasal 340 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS yang menyebutkan bahwa ketentuan mengenai cuti sakit, cuti melahirkan, dan cuti karena alasan penting berlaku secara mutatis mutandis terhadap CPNS, yang artinya CPNS berhak atas cuti melahirkan.

Pasal 34 ayat 1, ayat 2, ayat 3, ayat 4, dan ayat 5; Pasal 36 ayat 1 huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, yang antara lain menyebutkan:

  1. CPNS wajib menjalani masa percobaan selama satu tahun;
  2. Masa percobaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 merupakan masa prajabatan;
  3. Masa prajabatan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan;
  4. Proses pendidikan dan pelatihan sebagaimana dimaksud pada ayat 3 dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang;
  5. Pendidikan dan pelatihan sebagaimana dimaksud pada ayat 4 hanya dapat diikuti satu kali;
  6. CPNS yang diangkat menjadi PNS harus memenuhi persyaratan lulus pendidikan dan pelatihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34.

CPNS wajib menjalani masa percobaan atau prajabatan selama satu tahun; Prajabatan dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan yang hanya dapat diikuti satu kali; dan CPNS berhak atas cuti melahirkan, cuti melahirkan diberikan PPK dengan memperhatikan keterangan dari dokter/rumah sakit dan kewajiban calon PNS untuk menjalani masa percobaan.

Pemberian cuti melahirkan bagi CPNS diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS Pasal 325 ayat 3; Pasal 326 ayat 1 dan ayat 2; dan Pasal 340:

Lamanya cuti melahirkan adalah tiga bulan;

  1. Untuk dapat menggunakan hak atas cuti melahirkan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, PNS yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti melahirkan;
  2. Hak atas cuti melahirkan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 diberikan secara tertulis oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti melahirkan;
  3. Ketentuan mengenai cuti sakit, cuti melahirkan, dan cuti karena alasan penting berlaku secara mutatis mutandis terhadap CPNS.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

CARI TAHU

Ukir sejarah, saat 2 astronot perempuan berjalan di luar angkasa

Koch dan Meir berjalan di luar angkasa di ketinggian 408 kilometer dari Bumi.

Bagikan !

Published

on

astronot perempuan
Astronot perempuan NASA, Christina Koch dan Jessica Meir berhasil mengukir sejarah. [NASA]

ZONAUTARA.com – Ini bukan pertama kali astronot perempuan berjalan di luar stasiun antariksa. Namun Christina Koch dan Jessica Meir mencatat sejarah saat dua astronot perempuan secara bersamaan melakukan spacewalk, Minggu (20/10/2019).

Mengutip halaman Reuters, Administrator NASA, Jim Bridenstine menyebut bahwa misi yang berhasil itu, merupakan pencapaian historis karena membuka jalan untuk program Artemis, yang akan mengirimkan perempuan pertama ke Bulan pada 2024.

Kedua astronot perempuan itu diberi tugas mengganti komponen baterai yang bermasalah di bagian luar stasiun antariksa ISS.

Koch dan Meir berjalan di luar angkasa di ketinggian 408 kilometer dari Bumi. Momen sejarah ini sendiri disaksikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Kami tidak ingin mengambil banyak kredit karena ada beberapa spacewalker perempuan sebelum kami. Ini hanyalah pertama kali bahwa ada dua perempuan di luar pada saat yang sama,” terang Meir.

Hingga saat ini, astronot yang melakukan spacewalk di luar area ISS untuk melakukan perawatan stasiun antariksa berjumlah 221 kali, 43 diantaranya melibatkan astronot perempuan.

Sedangkan perempuan pertama yang melakukan spacewalk adalah kosmonot Rusia, Svetlana Savitskaya, yang keluar dari stasiun antariksa Salyut 7 pada 1984.

Dengan pencapaian Koch dan Meir, perempuan pun diharapkan kian memiliki peran dalam program luar angkasa.

“Ini adalah sesuatu yang signifikan. Banyak dari kita (perempuan) menatap ke depan untuk menilainya (spacewalk) sebagai sesuatu yang normal saja,” tutup Tracy Caldwell Dyson, perempuan yang tiga kali melakukan spacewalk di ISS pada 2010.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading

Baca Juga

<

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com