Connect with us

ZONA TERKINI

Demo di Jakarta ricuh, sudah 37 orang dilarikan ke rumah sakit

Aparat masih terus menembakan gas air mata.

Bagikan !

Published

on

Foto: Suara.com

ZONAUTARA.com – Sudah sebanyak 37 orang dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) buntut dari demo yang kembali ricuh di Jakarta.

Hingga pukul 21.30 WIB, pasien yang masuk ke rumah sakit di Kebayoran Baru itu sudah sebanyak 37 orang.

“Dengan kategori hijau 24, Kuning 11, Merah 2,” kata humas RSPP, Agus saat dimintai konfirmasi, sebagaimana diberitakan detik.com.

Kategori warna yang dimaksud Agus adalah warna dalam pengkategorian triage. Garis merah, untuk mengarahkan pasien dengan kegawatan yang mengancam nyawa misalnya kecelakaan dengan luka parah, untuk garis kuning, untuk jalur evakuasi pasien dengan kegawatan yang tidak mengancam nyawa, sedangkan untuk hijau, untuk pasien dengan kasus ringan.

“Dari jumlah tersebut terdiri dari 22 mahasiswa, masyarakat umum 7, dan anak SMA delapan orang,” tutur Agus.

Untuk diketahui lokasi RSPP berada tidak jauh dari titik bentrok massa terutama di Jl Asia Afrika.

Hingga saat ini kepolisian masih berusaha membubarkan massa. Massa aksi mundur ke arah Bendungan Hilir.

Sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (30/9). Ada mahasiswa, pelajar, hingga organ buruh dan aktivis.

Mereka menyuarakan penolakan RKUHP dan RUU lainnya yang dianggap bermasalah. Mereka juga meminta Presiden Joko Widodo menerbitkan Perppu agar UU KPK yang baru batal digunakan.

CNN Indonesia melaporkan, sejauh ini, terjadi kericuhan di beberapa titik. Aparat juga sudah berulang kali menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Pantauan CNNIndonesia.com, telah ada tujuh orang yang diamankan ke Mapolda Metro Jaya.

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONA TERKINI

Akan ada kereta gantung di Rinjani

Gunung Rinjani berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Bagikan !

Published

on

Gunung Rinjani (Foto: Pixabay.com/Rinaagiana)

ZONAUTARA.COM – Gunung Rinjani yang punya ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut, merupakan salah satu gunung di Indonesia yang paling diminati untuk didaki.

Saban tahun ribuan orang mendatangi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) hanya untuk mendaki Rinjani. Kini pengunjung akan dimanjakan dengan fasilitas kereta gantung, yang menjadi wahana baru untuk menikmati keindahan alam Rinjani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, H Madani Maukrom menyebutkan bahwa lokasi kereta gantung itu tidak berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Pembangunan kereta gantung itu akan berada di blok pemanfaatan jasa wisata pada kawasan taman hutan raya (tahura) dan hutan lindung areal KPH.

“Mulai dari Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, menuju kawasan hutan lindung di bagian atasnya, dengan panjang kurang lebih 10 km, dan menjadi kereta gantung terpanjang di dunia,” terang Madani, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (23/1/2020).

Kereta gantung di Gunung Rinjani akan dibangun oleh PT Indonesia Lombok Resort.

“Bulan November 2019 mereka menghadap Dinas LHK dan kami sampaikan bisa dilakukan dengan beberapa syarat yang salah satunya tidak dibangun sampai kawasan TNGR,” terang Madani.

Kawasan Pelawangan, Danau Segara Anak dan puncak Rinjani, termasuk zona inti Taman Nasional. Berdasarkan UU dan peraturan yang berlaku bahwa pada zona inti tersebut dilarang dan haram hukumnya membangun sarana prasarana apapun.

Madani menyebutkan, wacana pembangunan kereta gantung ini, pernah diusulkan melalui Bupati Lombok Tengah sejak tahun 2013. Namun, karena HGU dan pengelolaan hutan beralih ke provinsi, maka izin kereta gantung tidak dapat diterbitkan oleh kabupaten Lombok Tengah.

Editor: Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com