Connect with us

Hukum dan Kriminal

Pria ini diamankan URC Totosik usai aniaya wanita

Pelaku juga turut melakukan perusakan.

Bagikan !

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon mengamankan DK alias Dokur (40), warga Lingkungan IX, Kelurahan Matani Dua, Kecamatan Tomohon Tengah, Senin (30/9/2019).

Pasalnya, pria ini telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap NTL alias Natalia (35), pada Minggu (29/9/2019).

Penganiayaan terhadap wanita disertai perusakan itu dilakukan pelaku di rumah orang tua korban di Lingkungan I, Kelurahan Paslaten Satu, Kecamatan Tomohon Timur.

Perbuatan pelaku itupun dilaporkan ke pihak kepolisian. Tim URC Totosik yang mendapatkan laporan kemudian melakukan pengembangan.

Ketua Tim (Katim) URC Totosik Bripka Yanny Watung mengatakan, kejadian tersebut terjadi Minggu kemarin sekitar
pukul 02.30 WITA, ketika korban sementara tidur bersama kedua anaknya.

“Tiba-tiba datang pelaku dan langsung mendobrak pintu kamar, setelah pintu terbuka, pelaku yang sudah mengonsumsi minuman keras (miras) langsung memukul wajah korban,” jelasnya.

Akibat perbuatan pelaku, lanjut Watung, korban mengalami sakit di bagian wajah, dan merasa ketakutan.

“Pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Tomohon Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Watung.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Hukum dan Kriminal

Dua remaja pelaku pengeroyokan di Taratara diamankan Polisi

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Tim Resmob dan Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resor (Polres) Tomohon mengamankan dua remaja lelaki yang diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama di Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, sekitar pukul, Rabu (20/11/2019) malam.

Dua remaja tersebut, yakni AMN alias Andre (17) dan AM alias Ansel (15), keduanya warga Kelurahan Taratara, diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban Rivo, warga Kelurahan Woloan Satu Utara.

Tim Resmob yang dipimpin Bripka Bima Pusung dan URC Totosik yang dikomandani Bripka Yanny Watung yang mendapatkan informasi dari warga tersebut langsung bergerak menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengembangan.

Kapolres Tomohon melalui Kasat Reskrim Iptu Yulianus Samberi mengatakan, setelah menerima info, pihaknya langsung melakukan pengembangan di lokasi kejadian dan mengejar para terduga pelaku.

“Saat ditelusuri ternyata benar ada terjadi penganiayaan secara bersama-sama, kemudian tim langsung mencari informasi di TKP dan mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan,” ujarnya.

Dari hasil interogasi, kata Samberi, pengeroyokan tersebut berawal saat tersangka Ansel yang menggunakan profil pacarnya menghubungi korban melalui aplikasi WhatsApp dan meminta menjemputnya di daerah pesona alam.

Usai berkomunikasi dengan korban, pelaku Ansel kemudian memanggil rekannya pelaku Andre untuk menemaninya bertemu dengan korban.

“Saat korban berada di lokasi, lelaki Ansel mengambil sebatang kayu dan menghadang korban kemudian memukul korban dengan sebatang kayu yang mengena di bagian wajah korban lalu, lelaki Andre memukul korban di wajah. Korban lalu mencoba lari namun korban terjatuh di saluran irigasi, namun lelaki Andre mengejar korban dan sempat memukul hingga menendang korban,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat itu lelaki Andre memegang pisau di tangan kirinya, namun dirampas oleh lelaki Ansel agar tidak digunakan.

Menurut dia, saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mapolsek Tomohon tengah bersama barang bukti untuk diproses hukum.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com