Connect with us

Hukum dan Kriminal

URC Totosik amankan pelaku keributan di Sonder

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Aksi saling serang antarkelompok pemuda terjadi di Desa Kolongan Atas, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, sekitar pukul 02.00 WITA, Kamis (3/10/2019).

Perkelahian tersebut melibatkan kelompok pemuda dari Desa Tounelet dan Desa Kolongan Atas.

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Tomohon melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik yang mendapati adanya informasi soal keributan tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian.

Kepala Tim (Katim) URC Totosik Bripka Yanny Watung menjelaskan, sekitar pukul 02.00 WITA, pihaknya mendapati informasi adanya keributan yang terjadi di wilayah tersebut dan langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Saat tiba di lokasi, kata Yanny, perkelahian antarkelompok pemuda tersebut sudah selesai, namun pihaknya langsung mengumpulkan keterangan dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

“Di lokasi kami mendapat informasi, bahwa kelompok anak muda dari Desa Tounelet yang datang membuat keributan mengajak berkelahi kelompok anak muda dari Desa Kolongan Atas,” ujar Watung.

Pihaknya pun, lanjut Watung, kemudian melakukan penyisiran di Desa Tounelet dan berhasil mendapati sebagian dari kelompok anak muda dari Desa Tounelet yang diduga melakukan keributan.

“Kami langsung melakukan pemeriksaan dan pengeledahan. Setelah diinterogasi, para pelaku tersebut mengakui bahwa benar mereka yang telah melakukan keributan tersebut. Juga dari hasil interogasi awal, para pelaku mengakui melakukan keributan berupa berteriak-teriak di Desa Kolongan Atas,” jelasnya.

Menurut Watung, pihaknya langsung mengamankan para pelaku dan menggiring mereka ke Polsek Sonder untuk penyelidikan lebih lanjut.

Para pelaku yang diamankan, yakni CK alias Ciko (16), RK alias Randy (15), KS alias Kevin Sepang (20), dan RS alias Revi (36), keempatnya merupakan warga Desa Tounelet, Kecamatan Sonder.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirati melalui Kapolsek Sonder Ipda  H Talumepa membernarkan kejadian tersebut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Hukum dan Kriminal

15 artis terserat kasus investasi bodong MeMiles

Polisi juga telah memeriksa penyanyi Eka Deli dan Marcello Tahitoe alias Ello. Keduanya anggota aplikasi MeMiles.

Bagikan !

Published

on

Polisi merilis dua tersangka tambahan kasus investasi bodong memiles (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

ZONAUTARA.com – Sebanyak 15 artis disebut-sebut akan dipanggil oleh polisi sebagai saksi dalam kasus investasi bodong berlabel MeMiles.

Polda Jatim yang menangani perkara ini, telah menyiapkan nama 13 artis yang akan segera dipanggil.

MeMiles yang dikelola PT Kam dan Kam berurusan dengan polisi setelah diduga melakukan investasi bodong dengan omzet sebesar Rp750 miliar.

Polisi telah menetapkan empat tersangka: KT (47) atau Sanjay sebagai direktur; FS (52) sebagai manajer; ML) atau Dokter Eva (54) sebagai motivator atau pencari member; dan PH (22) sebagai ahli IT.

Polisi juga telah memeriksa penyanyi Eka Deli dan Marcello Tahitoe alias Ello. Keduanya anggota aplikasi MeMiles. 

Ello mengaku menjadi korban dari MeMiles, sementara Eka pernah menjadi perantara Ello untuk mengisi acara yang digelar oleh MeMiles.

Dari keterangan merekalah diketahui ada sebanyak 15 artis lainnya yang diduga ikut terseret investasi bodong tersebut.

Dalam waktu dekat polisi akan memanggil AN atau Adjie Notonegoro dan J atau Judika.

Saat ini polisi telah menyita barang bukti dari para tersangka berupa uang tunai Rp122 miliar, 18 mobil dan 2 motor.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com