Connect with us

ZONA DAERAH

Pemkot Tomohon dan KPU-Bawaslu teken NPHD Pilkada 2020

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Setelah melalui sejumlah pembahasan, anggaran hibah untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon tahun 2020 telah disepakati.

Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pun telah resmi ditandatangani antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon bersama para pelaksana Pilkada, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Senin (14/10/2019).

Penandatangan NPHD tersebut dilakukan langsung Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman bersama Ketua KPU Harryanto Lasut dan Ketua Bawaslu Deisy Soputan, dengan disaksikan Anggota Bawaslu Provinsi Sulut Supriyadi Pangelu.

Dalam sambutannya, Eman mengatakan, penyusunan anggaran hibah untuk pelaksanaan Pilkada Tomohon 2020 tersebut dilakukan berdasarkan Permendagri RI Nomor 54 Tahun 2019 dan Surat Edaran Mendagri RI Nomor 900/9629/SJ.

“Pemerintah Kota Tomohon mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada ini baik pada perubahan APBD tahun anggaran 2019, maupun pada APBD tahun anggaran 2020 nanti,” ujar Eman.

Dia mengatakan, anggaran hibah yang dialokasikan untuk KPU Tomohon sebesar Rp18.250.000.000. Sementara untuk Bawaslu Tomohon Rp7.110.000.000.

Eman pun dalam kesempatan itu mengingatkan kepada dua pihak penerima dana hibah agar memperhatikan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut.

Sementara itu, Ketua KPU Tomohon Harryanto Lasut mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Pemkot Tomohon yang sudah mengalokasikan dana untuk pelaksanaan Pilkada 2020 tersebut.

“Kami berharap Pemkot Tomohon tetap akan membantu KPU sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum Data dan Informasi Bawaslu Sulut Supriyadi Pangelu turut memberikan apresiasi kepada Pemkot Tomohon.

“Walaupun terdapat dinamika dalam proses pembahasan, ada dinamika, namun kami yakin Pemkot Tomohon memberikan anggaran yang rasional sesuai dengan kebutuhan tugas pengawasan untuk Pilkada di Tomohon,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Tomohon Harold Lolowang, Kepala BPKPD Kota Tomohon Gerardus Mogi, Anggota Bawaslu dan KPU Tomohon, serta jajaran Pemkot Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Ini asal daerah 17 kasus baru corona di Sulut pada 5 Juli

Total kasus positif di Sulut secara akumulatif mencapai 1208 kasus.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi dari Shutterstock

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satgas Covid-19 Sulawesi Utara kembali melakukan update terkait perkembangan terkini epidemiologi covid-19.

Dari rilis yang dikirimkan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel, hari ini, Minggu (5/7/2020), di Sulawesi Utara ada penambahan sebanyak 17 kasus baru.

Update data ini berbeda dengan pengumuman yang disampaikan lebih dulu oleh Gugus Tugas Pemerintah Pusat yang menyebut ada 16 kasus baru positif.

Bertambahnya 17 kasus baru tersebut, kini secara akumulatif kasus positif terkonfirmasi di Sulut sudah mencapai 1.208 kasus.

“Adapun 17 kasus baru positif hari ini berasal dari daerah Manado sebanyak 10 kasus, Minahasa Utara ada tiga kasus, Minahasa dua kasus, Bitung dan Minahasa Selatan masing-masing ada satu kasus,” tulis Dandel.

Lihat detil 17 kasus baru corona Sulut pada 5 Juli

Setiap hari Kota Manado nyaris melaporkan adanya kasus baru. Kini ibukota provinsi Sulut tersebut menjadi daerah dengan kasus tertinggi virus corona di Sulut.

Selain Manado, daerah lain yang punya kasus positif yang cukup tinggi adalah Tomohon, Minahasa dan Minahasa Utara.

“Untuk ODP hari ini ada 241 dan PDP sebanyak 284 ,” tambah Dandel.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com