Connect with us

ZONA DAERAH

Tim SAR cari Kakek yang hilang di kebun Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comSeorang Kakek berusia 83 tahun bernama Fentje Angkow, warga Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, dilaporkan hilang sejak Senin (14/10/2019).

Tim SAR Manado yang mendapat laporan pun melakukan pencarian terhadap kakek yang dilaporkan hilang di kebun, Rabu (16/10/2019)

Informasi yang dirangkum menyebutkan, kakek tersebut dilaporkan meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 WITA, Senin lalu dan hingga saat ini belum kembali.

Kakek tersebut disebut memiliki ciri-ciri terakhir korban mengenakan kaos berkerah warna biru dongker dan celana pendek.

Korban menghilang di perkebunan Toulangkouw karena ditemukannya jejak sepasang sendal dan dua buah kelapa yang diduga milik korban. 

“Setelah tiba di lokasi, Tim SAR melakukan koordinasi dengan kepala desa, keluarga korban dan potensi SAR yang ada. Selanjutnya Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian,” ujar salah satu Tim SAR.

Saat ini, Tim SAR bersama keluarga dan masyarakat terus melakukan pencarian terhadap kakek tersebut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

HEADLINE

Bendungan Kosinggolan dan Toraut meluap, sejumlah desa di Dumoga terendam banjir

Sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

Bagikan !

Published

on

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. (Foto: Doc BPBD Bolmong)

BOLMONG, ZONAUTARA.COM – Hujan yang terus mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sungai meningkat.

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong mencatat, dari hasil assessment, Jumat 3 Juli 2020, sejumlah desa di wilayah Dumoga terendam banjir luapan.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Abdul Muin Paputungan mengatakan, sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan luapan Sungai Ongkag Dumoga menjadi pemicu utama. Puluhan rumah warga tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 100 cm,” kata Abdul Muin.

Sementara itu, luapan Bendungan Toraut dan Kosinggolan menggenangi pemukiman warga di Desa Toraut, Desa Doloduo II, Desa Doloduo III, Desa Wangga Baru, Desa Kosio, Desa Dondomon Selatan, dan Desa Dondomon. Jalan Penghubung Desa Doloduo II dan Desa Toraut amblas akibat tergerus luapan sungai. Meski begitu, kondisi jalan masih bisa dilewati.

“Saat ini hujan mulai reda. Dan air mulai surut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pendataan dampak cakupan wilayah masih terus dilakukan. Masyarakat Desa Doloduo III saat ini sementara mendirikan pos siaga antisipasi kemungkinan sungai kembali meluap. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

“Untuk wilayah Dumoga Bersatu hampir merata karena memang dataran rendah. Tapi rata-rata genangan terjadi akibat drainase yang buruk,” pungkasnya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com