Connect with us

Politik dan Pemerintahan

Jadi wakil menteri termuda, Angela Tanoesoedibjo sita banyak perhatian

Angela orang media dan anak taipan Hary Tanoesoedibjo.

Bagikan !

Published

on

angela tanoesoedibjo wamen
Angela Hary Tanoesoedibjo (Foto: istimewa)

ZONAUTARA.com – Salah satu yang paling banyak mendapat perhatian dari 12 orang yang ditunjuk sebagai wakil menteri oleh Presiden Joko Widodo adalah Angela Tanoesodibjo.

Putri sulung dari taipan Hary Tanoesoedibjo ini menjadi wakil menteri termuda dan satu-satunya dari kalangan perempuan. Angel dipercaya menjadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, membantu Wishnutama sebagai Menteri untuk Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Angela baru berumur 32 tahun. Sebelum ini dia juga terjun ke dunia politik dengan menjadi calon anggota legislatif dari Partai Perindo yang didirikan ayahnya.

Ditunjuknya Angela menjadi wakil menteri, menambah orang media di Kabinet Indonesia Maju yang dipercaya Jokowi mengurusi pemerintahan.

Angela adalah Direktur MNCN, perusahaan induk yang membawahi stasiun televisi RCTI, MNC, dan Global TV. Sebelum menjadi direktur, Angela sudah mendalami banyak peran manajemen di seluruh portofolio bisnis MNCN sejak 2008.

Ibu dua anak ini juga memegang saham di sejumlah perusahaan Group MNC milik ayahnya. Dalam laporan keuangan MNCN per Juni 2019, Angela disebut punya 2,6 juta lembar saham atau 0,02% dari total saham perusahaan yang beredar.

Angela juga memiliki saham di PT MNC Investama Tbk dan MNC Studios, sehingga total kekayaan Angela dari kepemilikan saham sebesar Rp 7,59 miliar.

Angela menyelesaikan Bachelor of Arts in Communications (Media Arts and Productions) dari Universitas Teknologi Sydney Australia pada tahun 2008, serta gelar Master of Commerce dalam bidang Keuangan dari Universitas New South Wales Australia pada tahun 2010.

Angela menikah dengan seorang pengusaha Michael Dharmajaya pada tahun 2012 di Bali. Ia merupakan ibu dari dua anak yaitu Theodore Maximilian Dharmajaya (lahir 2 September 2013) dan Madeline Dharmajaya (lahir 11 Maret 2015).

Penempatan Angela dari kalangan millenial ini banyak diharapkan berbagai pihak dapat memacu sektor pariwisata yang kini menjadi salah satu andalan pendapatan devisa negara. [dari berbagai sumber]

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Politik dan Pemerintahan

KPU Sulut gelar sosialisasi calon perseorangan

Published

on

Acara sosialisasi Pencalonan Perseorangan yang digelar KPU Sulut di Hotel Aston, Rabu (4/12/2019). (Foto: zonautara.com)

MANADO, ZONAUTARA.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar acara sosialisasi Pencalonan Perseorangan. Acara tersebut mengacu pada peraturan KPU Nomor 16 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2020.

Namun pada acara yang digelar di hotel Aston Manado, Rabu (4/12/2019) itu, tak nampak satupun figur-figur yang ingin maju ke Pilgub dari jalur perseorangan. Dan menurut Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, pihaknya memang belum tahu siapa-siapa yang mau maju dari jalur tersebut.

“Karena itu kami undang secara terbuka untuk bisa hadir di acara sosialisasi ini,” ungkap Mewoh.

Hingga saat ini pun, kata dia, belum ada satu pun yang jelas maju dari jalur perseorangan. Namun, pihaknya tetap membukan help desk bagi siapapun yang ingin maju dari jalur ini.

Terkait dengan batas waktu penyerahan berkas, sesuai PKPU Nomor 16 tahun 2019 adalah tanggal 16-20 Februari 2020. Di mana menurut dia, mulai tanggal 16 Februari 2020 sampai 19 Februari 2020 penyerahan dokumen sampai pukul 16.00 WITA. Tapi, untuk tanggal 20 Februari 2020, dilakukan sampai pukul 24.00.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, para calon perseorangan mempersiapkan berkas dokumen dengan baik sebelum diserahkan ke KPU,” tandasnya.

Soal dukungan, Mewoh menambahkan, dasar perhitungan calon perseorangan adalah 10 persen dari jumlah pemilih pada Pemilu terakhir, yaitu kurang lebih 1.908.000 suara.

”Dukungan juga harus menyebar di 15 kabupaten/kota,” tukasnya.

Dalam acara sosialisasi tersebut, para komisioner KPU menjadi pemateri, di antaranya Yessy Momongan dan Salman Saelangi. Ketua Bawaslu Herwyn Malonda juga ikut memberikan materi. Sedangkan peserta, selain masyarakat umum, juga para jurnalis dari berbagai media di Sulut. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com