Connect with us

Hukum dan Kriminal

Lakukan pengeroyokan, tiga remaja ini diringkus URC Totosik

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Aksi tidak terpuji dilakukan tiga pria yang masih berusia remaja. Ketiganya, masing-masing WM alias War (16), GW alias Gil (17), JP alis Jo (15), yang merupakan warga di Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon.

Mereka melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap sepasang pemuda yang saat itu melintas di depan tempat mereka berkumpul, di Kelurahan Paslaten Satu, Kecamatan Tomohon TImur, tepatnya di depan Alfa Mart, sekitar pukul 01.30 WITA, Sabtu (26/10/2019).

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon yang mendapat informasi tersebut langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku.

Komandan Tim (Katim) URC Totosik Bripka Yanny Watung menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi, kejadian tersebut berawal saat para korban, yakni lelaki Kepor dan perempuan Jil bersama sejumlah saksi berjalan kaki dan hendak menuju ke salah satu rumah di Kelurahan Talete.

“Ketika berada di depan TKP, para pelaku yang sebelumnya sementara nongkrong langsung menghadang korban. Selanjutnya, terjadi adu mulut terjadi dan pengeroyokan terhadap korban,” ujar Watung.

Menurut Watung, berdasarkan pengakuan para pelaku, mereka menghadang dan mengeroyok korban, karena sebelumnya teman dari para pelaku pernah dihadang di jalan oleh korban.

“Para pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Tomohon Tengah untuk diproses lebih lanjut,” tutur Watung.

Kapolres Tomohon melalui Kapolsek Tomohon Tengah AKP Chilion Diar membenarkan peristiwa tersebut.

“Para pelaku akan diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Kami mengimbau orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, apalagi yang masih di bawah umur,” ujarnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com