Connect with us

Hukum dan Kriminal

Duel dengan sesama petani pakai parang, Muel diringkus URC Totosik

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Lelaki SK alias Muel (57), warga asal Desa Kanaan Pusian, Kota Kotamobagu, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, sekitar pukul 17.30 WITA, Rabu (30/10/2019).

Lelaki yang berdomisili di Lingkungan Tiga, Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan ini diamankan Tim yang dikomandani Bripka Yanny Watung setelah dilaporkan telah melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis parang terhadap korban Melki Keles (39).

Komandan Tim (Katim) Bripka Yanny Watung menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat keduanya yang berprofesi sebagai petani duduk bersama sambil minum minuman keras (miras) jenis cap tikus, di rumah korban.

Saat sudah dipengaruhi miras, pelaku bertanya kepada korban soal Handphone miliknya. Pertanyaan itu kemudian membuat korban tersinggung hingga terjadi adu mulut dan berujung pertengkaran.

“Merasa tersinggung, pelaku pulang dan mengambil sebilah parang dan kembali ke rumah korban hingga mengajak korban untuk duel berkelahi. Korban juga mengambil sebilah parang miliknya kemudian meladeni pelaku. Tebasan pertama korban ke arah pelaku meleset kemudian tersangka membalas menebas korban dan mengenah pada tangan kanan korban,” ujar Watung.

Menurut dia, korban yang sudah terluka pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bethesda untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara, pelaku langsung kembali ke rumahnya.

Tim URC Totosik yang mendapatkan laporan tersebut langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan pelaku di rumahnya tanpa perlawanan.

“Tim juga mengamankan sebilah parang yang menjadi barang bukti alat yang digunakan oleh pelaku untuk menganiaya korban. Pelaku dan barang bukti sudah diserahkan kepada piket Reskrim Polres Tomohon,” katanya.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait melalui Kabag Ops AKP Steven Simbar membenarkan hal tersebut.

“Pelaku sudah diamankan dan akan diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Hukum dan Kriminal

Dua remaja pelaku pengeroyokan di Taratara diamankan Polisi

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Tim Resmob dan Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resor (Polres) Tomohon mengamankan dua remaja lelaki yang diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama di Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, sekitar pukul, Rabu (20/11/2019) malam.

Dua remaja tersebut, yakni AMN alias Andre (17) dan AM alias Ansel (15), keduanya warga Kelurahan Taratara, diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban Rivo, warga Kelurahan Woloan Satu Utara.

Tim Resmob yang dipimpin Bripka Bima Pusung dan URC Totosik yang dikomandani Bripka Yanny Watung yang mendapatkan informasi dari warga tersebut langsung bergerak menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengembangan.

Kapolres Tomohon melalui Kasat Reskrim Iptu Yulianus Samberi mengatakan, setelah menerima info, pihaknya langsung melakukan pengembangan di lokasi kejadian dan mengejar para terduga pelaku.

“Saat ditelusuri ternyata benar ada terjadi penganiayaan secara bersama-sama, kemudian tim langsung mencari informasi di TKP dan mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan,” ujarnya.

Dari hasil interogasi, kata Samberi, pengeroyokan tersebut berawal saat tersangka Ansel yang menggunakan profil pacarnya menghubungi korban melalui aplikasi WhatsApp dan meminta menjemputnya di daerah pesona alam.

Usai berkomunikasi dengan korban, pelaku Ansel kemudian memanggil rekannya pelaku Andre untuk menemaninya bertemu dengan korban.

“Saat korban berada di lokasi, lelaki Ansel mengambil sebatang kayu dan menghadang korban kemudian memukul korban dengan sebatang kayu yang mengena di bagian wajah korban lalu, lelaki Andre memukul korban di wajah. Korban lalu mencoba lari namun korban terjatuh di saluran irigasi, namun lelaki Andre mengejar korban dan sempat memukul hingga menendang korban,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat itu lelaki Andre memegang pisau di tangan kirinya, namun dirampas oleh lelaki Ansel agar tidak digunakan.

Menurut dia, saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mapolsek Tomohon tengah bersama barang bukti untuk diproses hukum.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com