Connect with us

Hukum dan Kriminal

Berbuat tak senonoh, seorang PRT diciduk URC Totosik

Published

on

Pelaku saat diamankan Tim URC Totosik. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Aksi tak senonoh dilakukan oleh AL alias Albert (19), lelaki yang  berprofesi sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT), di Perumahan Dinas Pertamina, Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan.

Di mana, Albert nekat melakukan aksi pornografi, dengan memperlihatkan alat kelaminnya saat melakukan panggilan video melalui aplikasi WhatsApp, kepada seorang wanita yang masih berusia 16 tahun.

Perbuatan pelaku terungkap saat korban membuat status di media sosial Facebook, sekitar pukul 14.00 WITA, Rabu (13/11/2019).

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Tomohon yang mendapati adanya laporan melalui media sosial itu langsung melakukan pengembangan.

Komandan Tim (Katim) URC Totosik Bripka Yanny Watung mengatakan, dari unggahan korban di media sosial itu diketahui, bahwa pada hari Selasa (12/11/2019) sekira jam 14.00 WITA, korban mendapat panggilan video via aplikasi WhatsApp dari pelaku.

Ketika sementara melakukan panggilan video, tiba-tiba pelaku menunjukkan alat kelaminnya kepada korban.

“Setelah menerima informasi dari korban, kami selanjutnya melakukan penyelidikan. Kemudian pada hari Rabu sekitar pukul 22.00 WITA, pelaku berhasil diamankan kami di kompleks Perumahan Pertamina,” jelas Watung.

Menurut Watung, dari hasil interogasi, pelaku mengaku mengetahui mengetahui nomor WhatsApp korban dari profil Facebook.

“Pelaku mengaku melakukan tindakannya yaitu karena nafsu birahi pelaku terhadap korban tidak tertahankan lagi,” kata Watung.

Usai diamankan, pelaku kemudian digiring ke Mapolres Tomohon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait melalui Kasubag Humas Polres Tomohon Aiptu Jonny Rumagit membenarkan laporan tersebut.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Tomohon untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Editor  : Christo Senduk

Bagikan !

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com