Connect with us

Bencana dan Musibah

Presiden Jokowi Sebut Manajemen Penanganan Gempa Sudah Lebih Baik

Presiden mengaku mengikuti perkembangan sampai pukul 02.30 WITA.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti terus peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitude 7,1 yang terjadi di 134 kilometer Barat Laut Jailolo, Jumat (15/11/2019) pukul 00.17 WITA. Presiden mengaku mengikuti perkembangan sampai pukul 02.30 WITA.

“Dan laporan terakhir yang saya terima, alhamdulillah, tidak ada yang meninggal, memang ada korban luka 2 orang dan rumah yang rusak ada 19. Tapi ini akan saya ikuti terus untuk mendapatkan laporan paling akhir,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan saat berada di Bandar Udara Radin Inten II, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat (15/11/2019) sore.

Presiden bersyukur karena masyarakat sudah lebih tenang dan aparat juga manajemennya lebih baik. Ketenangan itulah yang mengurangi korban-korban yang ada.

“Saya kira memang inilah yang terus disosialisasikan karena kita sekarang semuanya mulai menyadari bahwa kita berada di ring of fire, di dalam titik-titik, garis-garis, cincin api,” kata Presiden Jokowi.

Bagikan !

Bencana dan Musibah

Hendak bersihkan sumur, pria di Kamanta tewas terjatuh

Diduga sumur mengandung zat asam.

Bagikan !

Published

on

Foto: Basarnas Manado

MANADO, ZONAUTARA.com – Sam Samsuri (25), warga Desa Kamangta, Kecamatan Tombulu, Minahasa tewas setelah terjatuh ke dalam sumur berkedalaman sekitar 15 meter, Selasa (7/01/2020), sekitar pukul 16.00 WITA

Korban awalnya ingin membersihkan sumur milik keluarga Tayib di Kamangta. Dia dibantu oleh temannya. Saat sedang bekerja, korban mulai merasa lemas, dan oleh temannya dibantu naik ke atas.

Karena tidak sanggup, korban kemudian terjatuh ke dasar sumur yang masih memiliki air. Korban tak sadarkan diri, karena diduga sumur mengandung zat asam. Warga kemudian meminta bantuan ke Tim Basarnas Manado yang menerima laporan pada pukul 17.30 WITA.

Sebanyak 13 rescuer Basarnas Manado kemudian bergerak ke lokasi kejadian dan tiba pada pukul 18.30 WITA, dan langsung melakukan proses evakuasi.

“Proses evakuasi sedikit sulit karena kedalaman dan kondisi sumur, namun evakuasi berhasil dikerjakan dengan bantuan potensi SAR serta warga setempat. Korban sampa di atas sekitar pukul 20.45 WITA,” jelas Kepala Kantor SAR Manado, Gede Darmada, Rabu (8/1).

Saat dievakuasi, kondisi korban sudah meninggal. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sulut atas permintaan keluarga.

Keluarga korban menyampaikan terima kasih atas bantuan Basarnas Manado dalam proses evakuasi jenazah korban.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com