Connect with us

Politik dan Pemerintahan

Menunggu anggota Dewan Pengawas KPK

Presiden memastikan ada lima anggota Dewan Pengawas yang akan dilantik pada 20 Desember nanti.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – Sesuai amanat Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi, yakni Undang-undang 19 tahun 2019, kerja KPK kini diawasi oleh sebuah Dewan Pengawas.

Dewan Pengawas KPK memiliki tugas antara lain untuk mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, memberi izin penyadapan dan penyitaan, serta menyelenggarakan sidang untuk memeriksa adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan KPK.

Pimpinan KPK periode 2019-2023 rencananya akan dilantik, pada Jumat, 20 Desember nanti. Berbarengan dengan ini Presiden juga akan mengumumkan dan melantik anggota Dewan Pengawas KPK.

“Hanya lima (Dewas KPK). Ada dari hakim, dari jaksa, ada dari mantan KPK, ada dari ekonom, ada dari akademisi, ada dari ahli pidana saya kira itu namanya,” ujar Jokowi saat berbincang-bincang dengan awak media di Novotel, Balikpapan, Rabu (18/12/2019).

Hanya saja Jokowi enggan menyebut nama dari lima orang anggota Dewas KPK. Namun ia memastikan orang-orang yang dipilih menjadi Dewan Pengawas KPK merupakan orang-orang baik.

Ia pun meminta masyarakat bersabar menunggu saat pelantikan hari Jumat (20/12/2019). Pelantikan Dewan Pengawas KPK berbarengan dengan pelantikan Pimpinan KPK periode 2019-2023.

“Ya nanti ditunggu sehari saja kok, yang jelas nama-namanya, nama yang baik lah, saya memastikan nama yang baik,” kata dia.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Politik dan Pemerintahan

Indonesia-Australia: A friend in need is a friend indeed

Sembilan tentara Australia telah gugur membantu sahabatnya yang tengah berduka di Aceh dan Nias.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Saat membawakan pidato di depan Parlemen Australia, Canberra, Senin (10/02/2020), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa sahabat sejati adalah yang selalu bersama dalam suka dan duka. A friend in need is a friend indeed.

Tanggal 2 Februari yang lalu, kata Jokowi, satu pleton zeni dari TNI serta sejumlah personel dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 40 personel meninggalkan Indonesia menuju ke New South Wales.

Tujuan personel BNPB tersebut adalah untuk bekerja bahu-membahu dengan rakyat Australia untuk menangani kebakaran hutan. Dan di saat yang sama tim Indonesia dan Australia juga sedang membahas penjajakan kerja sama untuk modifikasi cuaca.

“Tanggal 23 Desember 2019 yang lalu, saya menyampaikan pesan yang sangat jelas kepada Bapak Scott Morrison bahwa Indonesia akan selalu bersama Australia di masa yang sulit,” ujar Jokowi.

Australia, menurut Presiden, selalu berada di samping Indonesia saat Indonesia terkena musibah. Rakyat Indonesia tidak akan pernah lupa, tidak akan pernah lupa saat kami tertimpa tsunami di tahun 2004 di Aceh dan Nias.

“Sembilan tentara Australia telah gugur membantu sahabatnya yang tengah berduka di Aceh dan Nias. Mereka adalah patriot. Mereka adalah sahabat Indonesia. Mereka adalah Pahlawan kemanusiaan,” kata Jokowi.

Indonesia dan Australia, tambah Presiden, ditakdirkan sebagai tetangga dekat karena tidak ada yang bisa memilih tetangga, tidak bisa, namun dapat memilih untuk bersahabat, dan Australia adalah sahabat paling dekat Indonesia.

Meskipun Indonesia dan Australia memiliki budaya yang berbeda, tambah Presiden, namun memiliki nilai-nilai yang sama, kemajemukan, keberagaman etnis dan toleransi, demokrasi dan kehormatan hak asasi manusia, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup.

“Tidak hanya itu, kaum muda Australia dan Indonesia memiliki kesamaan. Indonesia saat ini memasuki bonus demografi. Jumlah anak muda usia 15-30 tahun sebanyak 63 juta atau 24 persen dari total populasi,” ujar Presiden.

Kebanyakan anak muda tersebut, imbuhnya, berwawasan global, ingin berkolaborasi untuk berinovasi. Indonesia sekarang memiliki 1 decacorn serta 4 unicorn yang dimotori oleh anak-anak muda.

“Anak muda Indonesia dan anak muda Australia terbentuk oleh nilai yang sama. Sama-sama hidup di alam yang demokratis, familier dengan netflix, instagram, facebook, dan saling aktif bertukar pikiran lintas negara,” ujarnya.

Hal ini, kata Presiden, yang menjadi fondasi nilai yang kuat dalam menjalin persahabatan masa kini dan masa depan.

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com