Connect with us

SUARA.com

Ramalan kiamat 2020 benarkah?

Udara makin pengap karena pencemaran dan polusi udara yang semakin parah.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Ada yang menarik dari laman Perpustakaan Nasional, yaitu postingan mengenai ramalan kiamat pada tahun 2020. Tulisan pada laman tersebut ternyata mengacu pada sumber Berita Buana yang diterbitkan pada 27 Januari 1973.

Dituliskan bahwa sebuah penelitian yang dimuat di media massa tahun 1973, diramalkan dunia akan kiamat pada tahun 2020 Masehi. Ramalan ini bukanlah ramalan Joyoboyo atau ahli astrologi, dan bukan juga ramalan kaum klenik.

zonautara.com
Terbitan Berita Buana, 27 Januari 1973.(Image: Koleksi Perpustakaan Nasional)

Namun ramalan ini dibuat oleh para ahli komputer dari Massaschussets Institute of Technology Amerika. Ramalan itu dikenal dengan sebutan Projection of Disaster yang berisi hasil proyeksi keadaan dunia pada tahun 1965 hingga tahun 2020.

“Dunia akan mengalami kepincangan. Jumlah penduduk akan berjubel. Berbarengan dengan itu dunia akan kekurangan sumber-sumber alam. Udara makin pengap karena pencemaran dan polusi udara yang semakin parah,” tulis sumber tersebut.

Dijelaskannya, polusi tersebut adalah dampak dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ciptaan manusia sendiri yang membahayakan kelangsungan hidup umat manusia di muka bumi.

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SUARA.com

Ledakan dahsyat guncang Beirut Lebanon, ribuan orang terluka, ada yang tewas

Ledakan diduga berasal dari gudang yang menyimpan bahan kimia.

Bagikan !

Published

on

Tentara dan petugas mengevakuasi korban ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). [AFP]

ZONAUTARA.com – Ledakan besar yang mengguncang Kota Beirut Lebanon menimbulkan setidaknya puluhan orang tewas. Sementara ribuan orang lainnya terluka, berdasarkan data terkini.

Dilaporkan kantor berita AFP, Rabu (5/8/2020), dua ledakan besar mengguncang Beirut menewaskan setidaknya 27 orang dan 2.500 lainnya luka-luka, yang merupakan data ‘perkiraan awal’ yang diumumkan Menteri Kesehatan Lebanon, Hamad Hassan.

“Ini adalah bencana dalam setiap arti kata” ujar Hamad dalam sebuah wawancara dengan sejumlah televisi saat mengunjungi sebuah rumah sakit di Beirut Lebanon.

Sementara itu, dugaan awal ledakan besar di Beirut itu disebabkan oleh bahan peledak yang disita bertahun-tahun lalu dan disimpan di pelabuhan kota, kata Kepala Keamanan Umum Abbas Ibrahim.

“Tampaknya ada gudang yang berisi material yang disita bertahun-tahun lalu dan tampaknya itu adalah material yang mudah meledak,” katanya sembari menambahkan akan melakukan penyelidikan mendalam atas peristiwa itu.

Tentara dan petugas mengevakuasi korban ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). [AFP]
Tentara dan petugas mengevakuasi korban ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). [AFP]

Sementara itu, melansir Antara yang mengutip Reuters, Kepala Palang Merah Lebanon, George Kettaneh mengatakan, ratusan orang terluka dalam ledakan besar itu dibawa ke rumah sakit, tetapi banyak yang masih terperangkap di rumah-rumah yang rusak akibat ledakan tersebut.

Ia mengatakan kepada media setempat bahwa tidak ada angka pasti jumlah korban yang terluka karena banyak yang masih terperangkap di rumah-rumah dan di dalam wilayah ledakan. Yang lainnya diselamatkan dengan perahu.

Media Lebanon LBCI mengutip Hotel Dieu Hospital di Beirut yang mengatakan bahwa mereka merawat lebih dari 500 orang dan tidak dapat menerima lebih dari itu. Puluhan orang yang terluka perlu operasi, kata rumah sakit itu seraya meminta sumbangan darah.

Rekaman ledakan yang beredar di publik melalui media sosial menunjukkan asap naik dari distrik pelabuhan yang diikuti oleh ledakan besar. Mereka yang merekam apa yang awalnya tampak seperti kobaran api besar kemudian dikejutkan oleh ledakan itu.

| SUARA.COM

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com