Connect with us

Zona Bolmong Raya

Bebas virus corona, 30 pekerja PT Conch asal China dinyatakan sehat

Hasil pemantauan tidak ditemukan tanda-tanda gejala COVID 19

Bagikan !

Published

on

Pertemuan Dinkes Bolmong, KKP dan manajemen PT Conch terkait penyampaian hasil pengawasan terhadap 30 TKA asal Cina yang diisolasi selama 14 hari. (Foto: Zonautara.com/Ite)

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Setelah diisolasi selama 14 hari, 30 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di PT Conch North Sulawesi Cement Bolaang Mongondow (Bolmong) akhirnya dinyatakan sehat.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolmong, Erman Paputungan, dari hasil pemantauan yang dilakukan bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas III Bitung, wilayah kerja Labuan Uki, kondisi kesehatan 30 TKA tersebut dalam kondisi baik hingga hari ke 14, Rabu (19/2/2020).

“Selama 14 hari kita lakukan pemantauan dan pemeriksaan suhu badan, pengamatan fisik dan dialog tentang keluhan atau hal-hal yang dirasakan. Pihak perusahaan juga kooperatif dan mendukung tindakan pemerintah ini. Dan hasilnya, semua dalam kondisi baik,” kata Paputungan saat dihubungi via ponselnya.

Baca juga: Bikin resah, 30 pekerja PT Conch asal Cina di Bolmong diisolasi

Dari hasil tersebut, Dinkes bersama KKP tidak menemukan adanya tanda-tanda yang mengarah pada gejala COVID-19 (Corona Virus Desease 2019).

“Atas dasar itu juga 30 TKA asal China yang bekerja di PT Conch sudah bisa beraktivitas kembali seperti biasa. Dan masyarakat juga diminta untuk tidak perlu khawatir,” ungkap Erman.

Sebelumnya, 30 pekerja PT Conch asal Tiongkok yang baru tiba di Indonesia pada 4 Februari 2020 lalu, sempat menggegerkan warga Bolmong khususnya sekitar perusahaan. Ke-30 TKA tersebut merupakan karyawan pabrik semen yang beroperasi di Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Bolaang dan baru kembali dari Cina untuk merayakan tahun baru Imlek.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Beri Donasi

Zona Bolmong Raya

Petugas penanganan covid-19 RSUD Kotamobagu dapat insentif

Published

on

KOTAMOBAGU, ZONAUTARA.COM – Berdasarkan instruksi Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, semua petugas penanggulangan virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu diberikan insentif.

Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Administrasi Umum RSUD Kotamobagu Yusrin Mantali.

“Insentif itu bervariasi besarannya, dari dokter spesialis penyakit dalam sampai specialis lainnya, dokter umum, perawat, radiografer, petugas laboratorium, petugas ambulans, petugas logistik, petugas oksigen, petugas gizi, petugas sarana dan prasarana rumah sakit, petugas cleaning service sampai dengan petugas pemulasaran jenazah. Itu semua diberikan insentif,” kata Mantali, Kamis (26/3).

Menurut Mantali, total anggaran yang sudah kita siapkan sebesar Rp2,1 Miliar.

“Pemberian insentif akan mulai diberikan pada bulan April sampai dengan status tanggap darurat dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat dinyatakan selesai,” ujar Mantali.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com