Connect with us

Zona Bolmong Raya

31 warga Bolmong berstatus ODP Covid-19

Erman: Mereka baru saja kembali dari daerah yang terkonfirmasi terjangkit corona

Bagikan !

Published

on

BOLMONG, ZONAUTARA.com– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mencatat, sebanyak 31 orang warga Bolmong ditetapkan statusnya sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.

Kepala Dinkes Bolmong dr. Erman Paputungan menyebutkan, 31 orang tersebut baru saja kembali dari daerah yang terkonfirmasi terjangkit Corona.

“Sejauh ini belum ada kasus ataupun gejala. Hanya saja, 31 orang tersebut baru kembali daerah daerah terjangkit (Corona). Sehingga, sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19, maka kita tetapkan ODP,” sebut dr.Erman, Senin (23/03/2020).

Warga yang masuk dalam ODP itu, lanjut Erman, akan dilakukan pemantauan selama 14 hari setelah kembali dari daerah terjangkit. Jika warga yang masuk dalam ODP mengalami sakit, maka warga tersebut ditingkatkan status pengawasannya menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Pasien yang masuk dalam PDP juga tidak otomatis dirawat, tergantung diagnosa dokter, namun tetap dalam pemantauan apabila pasien itu menunjukkan gejala yang mirip dengan Covid-19.

“ODP maupun PDP diharuskan melakukan karantina secara mandiri di rumah,” paparnya.

Di sisi lain, dengan adanya ODP di Bolmong, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Bolmong agar lebih waspada. Saling menjaga dan berperan aktif memantau warga baru atau warga yang baru kembali dari daerah-daerah terjangkit Covid-19 untuk mengantisipasi potensi penyebaran Corona.

“Kami berharap, agar peran aktif seluruh elemen masyarakat, untuk ikut memantau dan melaporkan adanya warga yang baru kembali dari daerah terjangkit Covid-19. Sehingga Potensi penularan dapat kita eliminir,” kata Erman.

Bagikan !

Zona Bolmong Raya

Nakes kontak erat dengan PDP, Poli bedah RSUD Bolmong tutup sementara

13 Nakes jalani karantina setelah kontak dengan PDP asal Bolmut

Bagikan !

Published

on

RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow. (Foto: Zonautara.com/Marshal D.)

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Pelayanan kesehatan pada poliklinik bedah dan tindakan operasi bedah umum di RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dihentikan untuk sementara waktu, terhitung mulai tanggal 27 April 2020.

Menurut Direktur RSUD Datoe Binangkang, Debby Kulo, penghentian pelayanan untuk sementara waktu itu lantaran 13 tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di ruang poliklinik bedah RSUD Datoe Binangkang mengalami kontak dengan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19 asal Bolmong Utara (Bolmut).

“Karena itu, 13 nakes tersebut yang terdiri dari DPJP (dokter penanggung jawab pelayanan), dokter ruangan dan perawat, harus menjalani karantina atau isolasi mandiri selama 14 hari. Untuk pelaksanaan pelayanan kembali akan diinformasikan setelah semua tahapan karantina selesai dilaksanakan,” kata Debby, Rabu 29 April 2020.

Sebelumnya, RSUD Datoe Binangkang merawat pasien laki-laki 21 Tahun dari Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolmut. Yang kemudian dirujuk ke RSUD Kotamobagu pada 23 April 2020 dengan status PDP Covi-19 lantaran didiagnosa suspect pneumonia atau radang paru-paru dan suspect Covid-19.

Pasen akhirnya meninggal dunia di RSUD Kotamobagu pada Sabtu 25 April 2020, dan dimakamkan sesuai protokol Covid-19.

“Kita juga masih menunggu dulu hasil swab dari pasien ini. Semoga saja hasilnya negatif,” pungkas Debby.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com