Connect with us

ZONA DAERAH

Tindaklanjuti SE Menteri LHK, Eman minta warga perhatikan limbah APD

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comGuna mencegah penyebaran Covid-19, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) dan sampah rumah tangga dari penanganan Covid-19.

Surat Edaran dengan nomor : SE.2.MENLHK/PSLB3/PLB.3/3/2020 Tanggal 24 Maret 2020 tersebut pun langsung ditindaklanjuti oleh Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon John E.S Kapoh.

Di mana, Kapoh berharap kepada seluruh komponen masyarakat Kota Tomohon agar mematuhi dan mengikuti arahan Kementerian LHK yang tertuang dalam SE tersebut.

“Dalam surat edaran ini menjelaskan, bahwa pada fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan harus dilakukan sejumlah langkah-langkah,” ujar Kapoh, Kamis (27/3/2020).

Pertama, melakukan penyimpanan limbah infeksius dalam kemasan yang tertutup paling lama dua hari sejak dihasilkan.

Kedua, mengangkut dan atau memusnahkan pada pengelolaan limbah B3, yakni fasilitas insenator atau autoclave.

Ketiga, residu hasil pembakaran atau cacahan hasil autoclave dikemas dan dilekati simbol “beracun” dan label limbah B3 yang selanjutnya disimpan dalam penyimpanan sementara limbah B3.

“Sampah rumah tangga yang bersumber dari masyarakat pun harus ditangani dengan sejumlah langkah,” tuturnya.

Yaitu, kata Kapoh, limbah Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan dan baju pelindung diri yang berasal dari rumah tangga, untuk dikemas tersendiri dengan wadah yang tertutup yang bertuliskan limbah infeksius untuk mempermudah pemilahan oleh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon yang melakukan pengambilan dari setiap sumber untuk diangkut ke lokasi pengumpulan.

Kemudian, lanjut dia, dalam upaya mengurangi timbunan sampah, maka kepada masyarakat yang sehat untuk menggunakan masker guna ulang yang dapat dicuci setiap hari.

Selain itu, masyarakat yang sehat dan menggunakan masker sekali pakai
(Disposal Mask), diharuskan untuk merobek, memotong atau menggunting masker tersebut dan dikemas rapi sebelum dibuang ke tempat sampah untuk menghindari penyalahgunaan.

“Pemerintah Kota Tomohon menyiapkan tempat sampah limbah bahan beracun dan berbahaya (LB3) khusus masker, sarung tangan dan baju pelindung diri di titik-titik sekitar lokasi penempatan tempat cuci tangan umum yang telah disediakan,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Breaking News 3 Juni: Ada 23 kasus baru corona di Sulut

Total kasus poitif di Sulut secara akumulatif sudah mencapai 377 kasus

Bagikan !

Published

on

Foto: Zonautara.com

ZONAUTARA.COM – Update perkembangan epidemiologi virus corona yang diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Pusat, mengindikasikan dinamika dan penularan covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara masih terus berlangsung hingga kini.

Dalam update yang dipublikasi melalui situs covid19.go.id, disebutkan bawah hari ini, Rabu (3/6/2020), Sulawesi Utara bertambah 23 kasus baru positif terkonfirmasi covid-19.

Dengan bertambahnya 23 kasus baru positif tersebut, secara akumulatif, kini di Sulut sudah tercatat sebanyak 377 kasus positif.

Kasus positif terkonfirmasi covid-19 tersebar di sejumlah daerah di Sulut.

Belum ada rincian secara detil penambahan kasus baru positif yang diumumkan hari ini, baik daerah asal maupun informasi detil kasus secara individual.

Pada Selasa (2/6), Sulut melaporkan ada 15 kasus baru positif, terbanyak berasal dari Manado.

Sepanjang Maret hingga April ada sebanyak 45 kasus positif yang diumumkan di Sulut.

Kasus positif pertama kali di Sulut diumumkan pada 14 Maret 2020. Kasus pertama ini adalah seorang laki-laki berusia 51 tahun asal Manado, yang pulang dari ibadah Umroh.

Hingga kini Kota Manado menjadi daerah paling tinggi kasus positif di Sulut. Daerah lain dengan kasus positif yang tinggi adalah Tomohon dan Minahasa.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com