Connect with us

ZONA DAERAH

Pembelajaran mandiri siswa di Tomohon diperpanjang hingga 21 April

Published

on

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon kembali mengeluarkan kebijakan untuk satuan pendidikan PAUD, SD/MI, SMP/Mts, SKB, PKBM dan LKP di Kota Tomohon.

Kebijakan pembelajaran mandiri atau belajar dari rumah untuk para siswa yang sebelumnya ditetapkan hingga 30 Maret, kembali diperpanjang. Kali ini, kebijakan tersebut diperpanjang hingga 21 April 2020 mendatang.

Hal tersebut pun berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Tomohon Nomor 101 Tahun 2020, tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman melalui Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Christo Kalumata membenarkan hal tersebut.

“Iya, kebijakan ini diperpanjang hingga 21 April,” ujar Kalumata, Senin (30/3/2020).

Menurut Kalumata, dalam Surat Edaran selain perpanjangan pembelajaran mandiri, juga turut disebutkan sejumlah poin penting, di antaranya pembatalan Ujian Nasional tahun 2020, ketentuan proses belajar dari rumah, pembelajaran dalam jaringan (daring) yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing sekolah, serta pengawasan terhadap pembelajaran daring oleh guru.

“Selain itu, selama masa pembelajaran mandiri, sekolah juga diharuskan melakukan penyemprotan desinfektan dan menyiapkan sarana penunjang kesehatan seperti tempat cuci tangan dan keperluan lain dalam rangka pencegahan pandemic Covid-19.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Hanya 90 bukan 126 kasus baru corona di Sulut, berasal dari Bolmong dan 7 daerah lainnya

Total kasus positif di Sulut kini sudah mencapai 1431 kasus.

Bagikan !

Published

on

Pemeriksaan rapid test di Dinkes Sulut. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satgas Covid-19 Sulawesi Utara kembali melakukan update terkait perkembangan terkini epidemiologi covid-19.

Dari rilis yang diterima oleh Zonautara.com, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel, menulis bahwa pada hari ini, Kamis (9/7/2020), di Sulawesi Utara ada penambahan sebanyak 90 kasus baru.

“Sebelumnya oleh Gugus Tugas Nasional diumumkan ada 126 kasus baru, tetapi setelah diverifikasi kasus baru positif hari ini hanya sebanyak 90 kasus,” jelas Dandel.

Menurut Dandel, setelah dilakukan verifikasi ternyata ada dua nama yang telah dua kali teregister.

“Kemudian terdapat 34 nama juga yang setelah diverifikasi bukan berasal dari Sulut tetapi berasal dari Maluku Utara dan Jambi,” jelas Dandel.

Bertambahnya 90 kasus baru tersebut, kini secara akumulatif kasus positif terkonfirmasi di Sulut sudah mencapai 1431 kasus.

“Adapun 90 kasus baru positif hari ini berasal dari daerah Manado sebanyak 45 kasus, Minahasa 6 kasus, Minahasa Utara 14 kasus, Bitung 11 kasus, Minahasa Selatan ada satu kasus, Minahasa Tenggara ada dua kasus, Bolmong ada satu kasus,” tulis Dandel.

Sementara ada tujuh kasus berasal dari luar wilayah dan tiga kasus masih diverifikasi alamatnya.

Lihat: Detil 90 kasus baru corona di Sulut pada 9 Juli

Kota Manado nyaris setiap hari melaporkan kasus baru. Kini ibukota provinsi Sulut tersebut menjadi daerah dengan kasus tertinggi virus corona di Sulut.

Selain Manado, daerah lain yang punya kasus positif yang cukup tinggi adalah Tomohon, Minahasa dan Minahasa Utara.

“Untuk ODP hari ini ada 227 dan PDP sebanyak 281 ,” tambah Dandel.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com