Connect with us

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !

Hukum dan Kriminal

Motif 11 otak kerusuhan Lapas Manado sedang didalami

Sejumlah fasilitas Lapas rusak berat dan tidak bisa digunakan.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) provinsi Sulawesi Utara, Lumaksono mengungkapkan sedikitnya ada 11 narapidana yang menjadi otak kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020) kemarin.

“Ada sebelas orang, kita sedang dalami apa motif mereka menggerakan narapidana lainnya sehingga memicu rusuh,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4).

Menurut Lumaksono memang sejauh ini dari penyelidikan awal pemicu kerusuhan karena para narapidana narkoba meminta asimilasi di rumah, seperti kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemenkumham menghadapi wabah covid-19.

“Tapi kan kebijakan asimilasi di rumah itu tidak untuk semua narapidana, hanya untuk narapidana umum yang memenuhi syarat,” kata Lumaksono.

Pihaknya bekerjasama dengan Polda Sulut memeriksa para otak kerusuhan tersebut.

Sementara itu dampak kerusuhan dan kebakaran Lapas Manado kemarin membuat sejumlah fasilitas dan kamar tahanan rusak dan tidak bisa digunakan.

“Kami telah memindahkan sebagian narapidana ke beberapa rumah tahanan dan Lapas lainnya yang ada di sekitar Sulut,” ujar Lumaksono.

Sebagaimana yang diberitakan kemarin, para narapidana di Lapas Manado mengamuk yang berujung rusuh dan kebakaran.

Aksi kerusuhan yang berlangsung sejak sore baru bisa mereda setalah aparat gabungan menyerbu ke dalam Lapas dan mengambil tindakan hukum yang tegas.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com