Presiden Jokowi diminta tunda Pilkada Serentak 2020

Ia pun menambahkan, saat ini saja sudah ada banyak calon kepala daerah yang berguguran akibat covid, lalu bagaimana dengan rakyat biasa.

Penulis: Gitta Waloni
Ilustrasi kasus covid-19 dari Unsplash

ZONAUTARA.com – Pandemi covid-19 dari hari ke hari terus menunjukkan perkembangannya yang kian mengkhawatirkan. Angka penularannya di Indonesia malah sudah tembus posisi di atas 200 ribu orang yang terinfeksi covid-19.

Hal inilah yang membuat anggota DPR RI dari Fraksi PPP Saifullah Tamaliha berpendapat bahwa Presiden Jokowi untuk bisa mempertimbangkan kembali pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 dikarenakan situasi pandemi yang terus meningkat di Indonesia.

Saifullah seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.com, Rabu (09/09/2020), mengatakan, Pilkada ini dapat mengakibatkan jumlah penularan sehingga kasus ini akan terus mengalami peningkatan.

Ia pun menambahkan, saat ini saja sudah ada banyak calon kepala daerah yang berguguran akibat covid, lalu bagaimana dengan rakyat biasa.

“Jangankan rakyat biasa, calon kepala daerah banyak berguguran. Bagaimana dengan rakyat biasa,” kata Saifullah.




Ia beranggapan, pemerintah sendiri bisa menunjuk pelaksana tugas kepala daerah sementara ketimbang dengan melaksanakan penyelenggaraan Pilkada pada tahun ini.

Follow:
Memulai karis jurnalistik saat turun meliput bencana Gempa dan Tsunami di Palu, dan hadir di beberapa liputan bencana besar lainnya. Selama Pilkada 2024 aktif meliput Pilgub Sulut
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com