ZONAUTARA.com – Sebuah serangan mendadak dilancarkan Kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah, pada Rabu (3/2) waktu setempat.

Akibat serangan itu, sebagaimana dilaporkan AFP, 19 orang personel rezim Suriah dan pejuang milisi sekutu Suriah tewas.

“Sembilan belas pejuang rezim dan pasukan milisi sekutu tewas dalam serangan ISIS, termasuk 11 anggota Brigade Baqir, milisi lokal yang didukung Iran,” kata kelompok Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Dilansir dari AFP, Kamis (4/2/2021), kelompok pemantau HAM Suriah itu mengatakan bahwa serangan mendadak itu terjadi pagi hari dan menargetkan posisi rezim di Hama timur, tempat bentrokan baru-baru ini antara pasukan rezim dan anggota ISIS.

Kepala Observatorium Suriah, Rami Abdul Rahman mengatakan bahwa serangan ISIS ini yang paling mematikan tahun ini.

Sebelumnya, ISIS telah menyerbu sebagian besar wilayah Suriah dan Irak untuk dan memproklamasikan kekhalifahan lintas batas pada tahun 2014, sebelum berbagai serangan di kedua negara tersebut menyebabkan kekalahan ISIS.

Kelompok itu kehilangan wilayah terakhirnya di Suriah pada Maret 2019. Namun, beberapa bulan terakhir ISIS meningkatkan serangan terhadap pasukan rezim Suriah, terutama di bagian timur negara yang berbatasan dengan Irak.

Pada Desember 2020 lalu, ISIS menewaskan hampir 40 tentara Suriah dalam sebuah penyergapan bus.

Menurut Observatorium, serangan ISIS telah menewaskan lebih dari 1.200 pejuang rezim dan pasukan milisi sekutu sejak Maret 2019.

Observatorium melaporkan bahwa perang di Suriah telah menewaskan lebih dari 387.000 orang sejak pecah pada tahun 2011 silam.

I Detik.com




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id