Daun aglonema layu, cari tahu penyebabnya

3 mins read
tanaman aglonema
Image: Pixabay.com

ZONAUTARA.com – Sepanjang tahun 2020, tanaman hias aglonema begitu populer. Para pecinta tanaman hias memburu berbagai jenis aglonema.

Keunikan dari corak daun aglonema menjadi daya tarik dan daya pikat luar biasa bagi penggemar tanaman hias ini.

Semakin unik corak daun aglonema, semakin mahal tanaman hias ini untuk dikoleksi.

Oleh karana itu, kesehatan daun aglonema menjadi prioritas penggemar tanaman hias ini. Daun aglonema yang layu akan membuat penampilan aglonema menjadi tidak menarik.

Banyak pengoleksi aglonema yang buru-buru langsung memotong atau menggunting daun yang layu dan membuangnya.

Padahal jika bisa tahu apa penyebab sehingga daun aglonema layu, bisa membuat tanaman has ini terlihat sehat kembali.

Untuk mengetahui penyebab layunya daun aglonema, berikut penjelasan yang dikutip dari Greenery Unlimited.

Daun aglonema yang layu bisa menjadi indikasi pencahayaan yang tidak memadai atau penyiraman yang tidak tepat.

Jika menerima terlalu banyak sinar matahari langsung, daun aglonema mungkin melengkung di bawah untuk melindungi dirinya dari sengatan sinar matahari.

Baca Pula:  Menyoal Ophiuchus yang jadi zodiak ke-13, cek kembali zodiakmu

Jika kurang cahaya, daun juga bisa mulai layu dan menunjukkan tanda-tanda lemah. Kombinasi tepi daun kuning dan cokelat, tanah lembab, dan daun terkulai sering kali disebabkan oleh terlalu banyak air.

Daun yang kering, berwarna kuning atau cokelat sepenuhnya dan tanah kering biasanya disebabkan oleh terlalu sedikit air.

Jika Anda melihat gejala ini, segera sesuaikan pencahayaan atau penyiraman sesuai kebutuhan.

Pencahayaan tanaman aglonema

Foto dari Pixabay.com

Perlu diingat, aglonema adalah tanaman asli dari hutan tropis di Asia. Oleh sebab itu, tanaman ini sangat menghargai tempat dengan cahaya matahari tidak langsung, sebab cahaya matahari langsung bisa membuat daunnya hangus.

Sangat ideal untuk menjaga tanaman aglonema beberapa sentimeter dari jendela yang cukup terang, sehingga dapat menerima cahaya terang yang tersebar. Namun, beberapa jenis aglonema dapat mentolerir tingkat cahaya yang lebih rendah dan bahkan kondisi pencahayaan fluoresens.

Penyiraman tanaman aglonema

Aglonema suka mengering di antara penyiraman, jadi rasakan tanah dengan jari Anda beberapa inci ke bawah untuk memastikannya tidak lembab tepat di bawah permukaan.

Baca Pula:  Kenali bahaya hipertensi

Jika aglonema Anda berada di lokasi yang cerah, Anda perlu menyiraminya saat tanah sudah kering di tengah massa akar.

Bila tanaman Anda dalam kondisi kurang cahaya, maka yang terbaik adalah membiarkan tanah mengering hampir sampai ke dasar pot sebelum menyiram secara menyeluruh.

Penyiraman berlebihan (overwatering) akan membuat aglonema menderita busuk akar. Tanda-tanda utama overwatering adalah batang atau daun yang menguning atau lembek.

Jika Anda menemukan hal ini terjadi, sebaiknya biarkan tanah benar-benar kering sebelum disiram lagi, dan untuk selanjutnya mengikuti pola penyiraman yang cermat.

Putar tanaman Anda secara berkala untuk memastikan pertumbuhan yang merata di semua sisi dan sering-seringlah membersihkan daunnya sehingga tanaman dapat berfotosintesis secara efisien.

Hal ini terutama penting jika tanaman berada di lokasi dengan cahaya rendah karena kemampuan tanaman untuk berfotosintesis menurun dalam kondisi cahaya rendah.

Saat membersihkan debu daun, gunakan juga kesempatan untuk memeriksa bagian bawah dan waspadai hama.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com