Ribuan ikan mati, sungai Ongkag Dumoga diduga tercebar limbah merkuri

1 min read
limbah merkuri
Polres Bolmong temukan sejumlah bak pengolahan material tambang di sekitar bantaran Sungai Ongkag. (Doc. Polres Bolmong)

ZONAUTARA.com – Kapolres Bolaang Mongondow (Bolmong) AKBP Nova Irone Surentu, segera meninjau lokasi penemuan ribuan ikan yang mati mendadak di sungai Ongkag Dumoga, tepatnya di Desa Tapadaka Satu, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Jumat 19 Maret 2021.

Nova langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa matinya ribuan ikan tersebut. Dugaan kuat, ikan-ikan ini mati karena air sungai tercemar limbah merkuri.

Dari hasil peninjauan anggota Polres Bolmong di lokasi kejadian yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Nova Irone Surentu terdapat sejumlah bak pengolahan material tambang di sekitar bantaran sungai Ongkag Dumoga.

Baca Pula:  Tunjangan anggota DPRD Bolmong dinilai pemborosan

“Kami pastikan akan menyelidik secara mendalam apa penyebabnya,” kata AKBP Nova Irone Surentu.

Ia juga meminta agar warga tidak sembarang mengonsumsi ikan di sungai Ongkag dalam beberapa waktu ke depan.

“Takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan, yang berdampak pada kesehatan,” pintanya.

Peristiwa matinya ribuan ikan ini menjadi viral di media sosial Facebook. Pengakuan dari sejumlah warga bahwa kejadian serupa sudah pernah terjadi pada Oktober tahun lalu.

Baca Pula:  ANGKA: Selang 2001-2019, Sulut kehilangan 106 ribu hektar tutupan pohon

“Sudah pernah terjadi. Dari tahun lalu, sampai bulan ini, banyak ikan yang mati. Kalau begini kami (warga) juga resah. Karena banyak warga yang sering memancing ikan di sungai Ongkag untuk dijadikan lauk di rumah,” aku warga.

| Pantau24.com


KONTEN KERJASAMA ZONAUTARA dengan RCTI+

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com