Short story, Presiden AS: William McKinley (1897-1901)

  • Share
Presiden AS ke-25 William McKinley
Presiden AS ke-25 William McKinley (Foto: millercenter.org)

ZONAUTARA.comWilliam McKinley (29 Januari 1843 – 14 September 1901) adalah veteran terakhir Perang Saudara yang terpilih, pada tahun 1880-an. Penduduk asli Ohio ini adalah seorang pemimpin Republik yang dikenal secara nasional.

Masalah yang menjadi ciri khasnya adalah tarif impor yang tinggi sebagai formula untuk kemakmuran, sebagaimana dicirikan oleh Tarif McKinley pada tahun 1890.

Sebagai kandidat Partai Republik dalam pemilihan presiden tahun 1896, ia menjunjung standar emas, dan mempromosikan pluralisme di antara kelompok etnis.

Kampanyenya, yang dirancang oleh Mark Hanna, memperkenalkan teknik kampanye gaya periklanan baru yang merevolusi praktik kampanye dan mengalahkan perang salib saingan beratnya, William Jennings Bryan.

Baca Pula:  3 vitamin ini meningkatkan imunitas tubuh saat pandemi

Pemilu tahun 1896 sering dianggap sebagai pemilu penyelarasan yang menandai dimulainya Era Progresif.

McKinley memimpin kembali ke kemakmuran setelah Panic tahun 1893 dan terpilih kembali pada tahun 1900 setelah kampanye intens lainnya melawan Bryan, yang satu ini berfokus pada kebijakan luar negeri.

Sebagai presiden, dia berperang dalam Perang Spanyol-Amerika. McKinley selama berbulan-bulan menolak permintaan publik untuk perang, yang didasarkan pada berita kekejaman Spanyol di Kuba, tetapi tidak dapat membuat Spanyol setuju untuk segera menerapkan reformasi.

Kemudian dia menganeksasi Filipina, Puerto Rico, dan Guam, serta Hawaii, dan mendirikan protektorat atas Kuba.

Baca Pula:  PPKM diperpanjang, kenali perbedaan isolasi dan karantina mandiri

Dia dibunuh oleh Leon Czolgosz, seorang anarkis, dan digantikan oleh Theodore Roosevelt.

Quote penting:

“Cuba ought to be free and independent, and the government should be turned over to the Cuban people.”

“Let us ever remember that our interest is in concord, not in conflict; and that our real eminence rests in the victories of peace, not those of war.”

“The mission of the United States is one of benevolent assimilation.”

“We need Hawaii just as much and a good deal more than we did California. It is Manifest Destiny.”

Ikuti biografi Presiden Amerika Serikat lainnya:
  • Share

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com