Tertinggi dalam 3 bulan terakhir, kasus baru Covid-19 pada 16 Juni nyaris 10 ribu

  • Share
tabel sebaran corona indonesia

ZONAUTARA.com – Jumlah kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia yang diumumkan pemerintah pada Rabu (16/6/2021) nyaris menyentuh angka 10 ribu kasus.

Berdasarkan rilis data BNPB, hari ini ada penambahan 9.944 kasus baru di sejumlah wilayah Indonesia. Dengan penambahan 9.944 kasus baru tersebut, kini total secara akumulasi angka orang yang pernah dan masih terinfeksi virus corona mencapai 1.937.652 orang.

Adapun angka 9.944 kasus baru pada hari ini merupakan angka tertinggi kasus harian Covid-19 selama 3 bulan terakhir. Dalam seminggu ini, penambahan kasus baru harian naik secara signifikan. Selain hari ini, pada Minggu (13/6) tercatat ada juga penambahan 9.968 kasus baru.

Penambahan kasus baru harian diatas angka 10 ribu, terakhir terjadi pada 22 Februari 2021. Tentu peningkatan kasus harian yang tinggi ini perlu diwaspadai.

Koordinator PMO Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Arya Sinulingga meminta masyarakat kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan. Arya pun meminta masyarakat untuk menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi guna menekan penyebaran dan penularan COVID-19.

Baca Pula:  BPOM: Ivermectin masih tahap uji klinik, bukan obat terapi pasien Covid-19

“Mematuhi protokol kesehatan merupakan bentuk menjaga diri kita dan juga orang di sekitar kita. Menghindari penularan COVID-19 di lingkungan kita,” ujar Arya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

Jateng dan DKI Jakarta terjadi lonjakan

Lonjakan kasus positif COVID-19 terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Bahkan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengalami lonjakan kasus lebih dari 30 kali lipat dalam sepekan.

Selain Jawa Tengah, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan kasus yang paling signifikan, yakni meningkat lebih dari 300 persen dalam 10 hari. Daerah Istimewa Yogyakarta juga mengalami kenaikan kasus COVID-19 hingga 107 persen, bertambah 445 kasus dalam satu hari pada 10 Juni.

Sementara itu pada pekan ini, ada 12 kabupaten/kota yang berpindah dari zona oranye menjadi zona merah. Ke-12 kabupaten/kota tersebut antara lain Kota Banda Aceh (Aceh), Kota Medan (Sumatera Utara), Lima Puluh Kota dan Dharmasraya (Sumatera Barat), Siak dan Kuantan Singingi (Riau), Tebo (Jambi), Ciamis dan Bandung Barat (Jawa Barat), Tegal (Jawa Tengah) dan Kota Bima (NTB).

Baca Pula:  Presiden Jokowi: ASN harus layani masyarakat

Di samping itu, terdapat juga 10 kabupaten/kota zona oranye yang perlu diwaspadai karena memiliki skor mendekati zona merah. Daerah tersebut meliputi Pati, Brebes dan Semarang (Jawa Tengah), Kepulauan Meranti dan Kota Pekanbaru (Riau), Muara Enim (Sumatera Selatan), Tanah Datar (Sumatera Barat), Dairi (Sumatera Utara), Bintan (Kepulauan Riau) dan Sumba Tengah (NTT).

Terkait hal ini, Arya berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat kembali menegakkan protokol kesehatan di wilayahnya. Ia pun meminta agar para pelanggar protokol kesehatan dapat diberi sanksi yang lebih tegas.

“Penegakan protokol kesehatan harus dilakukan demi keselamatan masyarakat,” pungkas Arya.

Selain ada penambahan kasus baru, pemerintah juga mengumukan bahwa pada hari ini ada penambahan sebanyak 6.229 orang yang sembuh dan 196 orang yang meninggal.



  • Share

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com