ZONAUTARA.com – Klaster baru menjadi penyumbang kenaikan kasus Covid-19 di Singapura. Saat ini kasus harian di negara itu menjadi yang terbanyak selama sepuluh bulan terakhir. Tercatat ada 60 kasus baru terdeteksi selama 24 jam, pada Rabu (14/7).

Kondisi tersebut disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Singapura. Dari keseluruhan kasus baru tersebut, 41 diantaranya berasal dari tempat karaoke KTV.

Sehingga, total kasus klaster KTV saat ini berjumlah 53 kasus. Hal ini menjadikan KTV untuk sementara ditutup karena berpotensi tinggi menularkan virus Corona.

Sayangnya, beberapa orang masih melakukan aktivitas ilegal di KTV. Hal tersebut mengharuskan pihak kepolisian turun tangan dan menangkap 20 perempuan yang berasal dari Korea Selatan, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

“Seluruh tempat yang menyediakan jasa layanan yang menimbulkan kontak dekat tidak pernah diizinkan. Jadi tentu ini sangat menjengkelkan,” kata otoritas setempat, seperti dikutip dari Reuters.

Mayoritas kasus baru tersebut berasal dari penularan di dalam Singapura, sedangkan kasus lainnya berasal dari pendatang yang terdeteksi suspek pada masa karantina.

Penambahan ini membuat Menteri Kesehatan Ong kecewa, pasalnya Singapura telah ditargetkan sanggup hidup berdampingan dengan Covid-19.

Hingga saat ini banyak upaya yang dilakukan, diantaranya memvaksinasi dua pertiga populasi di Singapura pada 9 Agustus mendatang.




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id