ZONAUTARA.COM – Kebijakan PPKM di Jawa Bali yang diperpanjang sejak 10 Agustus lalu, kini telah mencapai hari terakhir, Senin (16/8).

Kendati demikian, hingga saat ini masih belum ada informasi lanjut mengenai status PPKM di kemudian hari. Akankah diperpanjang atau dicukupkan hanya sampai hari ini.

PPKM sendiri, mulanya diterapkan pada tanggal 3 hingga 20 Juli, berdasarkan lonjakan kasus yang tak kunjung teratasi, kebijakan tersebut lalu diperpanjang dengan istilah ‘level’ hingga 25 Juli, kembali berlanjut diperpanjang hingga 2 Agustus, lalu 3 hingga 9 Agustus. Terakhir, 10 hingga hari ini, Senin (16/8).

Sementara perpanjangan PPKM Level 4 di 45 kabupaten/kota luar Jawa-Bali masih berlangsung dan baru akan diputuskan kembali pada 23 Agustus mendatang. Evaluasi PPKM luar Jawa-Bali akan dilakukan tiap dua pekan.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebelumnya mengatakan ada hasil baik selama pelaksanaan PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali 10-16 Agustus lalu.

Oleh karena itu pemerintah membuka sejumlah aktivitas kegiatan, di antaranya adalah mal di DKI Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Dalam Inmendagri Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3, dan 2 Covid-19 di Wilayah Jawa-Bali menyebut uji coba implementasi protokol kesehatan pada pusat perbelanjaan atau mal dibolehkan beroperasi dengan maksimal 25 persen pengunjung.

Di Jakarta, pemerintah kembali menerapkan ganjil-genap di masa PPKM Level 4. Ganjil-genap diberlakukan sejak Kamis (12/8) di delapan titik di Ibu Kota.

Penerapan ganjil-genap dilakukan sebagai ganti pos penyekatan PPKM di 100 titik yang ada di sejumlah ruas jalan di DKI. Selain DKI, ganjil-genap juga mulai diujicobakan di Bandung.

Meski mencapai penghujung tanggal perpanjangan, angka kasus masih terbilang fluktuatif dan belum stabil teratasi. Berdasarkan data terakhir, Minggu (15/8), kasus kematian masih di atas angka seribu, tepatnya 1.222.