ZONAUTARA.COM — Sabtu (21/08/2021), pukul 16.30 WIB, 11 orang menjadi korban ambruknya atap plafon Margo City, salah satu pusat perbelanjaan di Kota Depok, Jawa Barat. Kejadian ini menyebabkan seluruh korban harus dilarikan ke rumah sakit.

Salah satu korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat secara intensif, karena mengalami cedera yang cukup serius.

Berkenaan dengan hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menjamin menanggung biaya pengobatan korban luka dalam peristiwa tersebut.

Lewat keterangan resminya, Minggu (22/08/2021), seluruh korban yang merupakan peserta aktif BPJamsostek akan mendapatkan beberapa hak perlindungan jaminan kecelakaan kerja di antaranya perawatan tanpa batas biaya hingga sembuh, hingga Santunan Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar upah penuh selama masa pemulihan maksimal 12 bulan.

Tak hanya itu, ada juga santunan kematian akibat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 48 kali upah yang dilaporka, mengutip keterangan resmi BPJamsostek, Minggu (22/08/2021).

Sementara, bagi anak-anak korban kecelakaan kerja, BPJamsostek akan memberikan bantuan beasiswa untuk 2 orang hingga perguruan tinggi dengan nilai maksimal Rp174 juta.

BPJamsostek menerangkan akan memantau perkembangan para korban dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait jika adanya korban tambahan.

Mal Margo City dipastikan tidak beroperasi pada hari ini, Minggu (22/08 /2021). Hal ini disampaikan manajemen Margo City yang menjelaskan sampai saat ini insiden masih diselidiki kepolisian.

“Ya kami putuskan tak membuka operasional besok,” kata Staf Humas Margo City, Sinta, pada Sabtu (21/08 /2021), dikutip dari Antara.

Pihak kepolisian telah memastikan, insiden bukan insiden bom.