ZONAUTARA.com – Victor Wembanyama tampil gemilang dengan menyumbang 33 poin dalam kemenangan San Antonio Spurs melawan Oklahoma City Thunder 103-82, Senin (25/5), di Final Wilayah Barat NBA. Raihan ini membuat kedudukan seri menjadi imbang 2-2.
Wembanyama, pemain berdarah Prancis setinggi 2,24 meter dan berusia 22 tahun, bermain efisien selama 31 menit di atas lapangan. Ia mencetak 11 dari 22 tembakan, termasuk 3 dari 7 tembakan tiga angka. Tak hanya di bidang ofensif, ia juga berperan signifikan di pertahanan dengan delapan rebound, lima asis, tiga blok, dan dua steal.
Saya harus menemukan cara untuk memberikan dampak pada permainan di banyak area. Saya memiliki banyak tanggung jawab, tetapi saya siap untuk itu. Kita semua harus melakukan hal-hal yang tidak kita duga sebelumnya,” kata Wembanyama seperti dikutip dari AFP.
Pertandingan kelima akan berlangsung di markas Oklahoma City pada Selasa, sementara gim keenam dijadwalkan di San Antonio pada Kamis. “Ini ketertinggalan pertama kami dalam seri playoff ini. Kami hanya merespons, tidak melakukan hal yang luar biasa,” ujar Wembanyama menambahkan bahwa seri ini jauh dari selesai.
Spurs berupaya meraih tiket Final NBA pertama sejak kemenangan mereka di tahun 2014. Thunder, di sisi lain, mengejar gelar juara NBA back-to-back pertama sejak Golden State Warriors pada 2018. Pelatih Spurs, Mitch Johnson, memuji agresivitas Wembanyama yang mencegah tertinggalnya San Antonio di seri ini.
Respons kompetitif kami cukup bagus dan Wembanyama berada di garda terdepan untuk hal itu,” ujar Johnson. Dia merasa berkewajiban untuk menetapkan ritme bagi kami dalam berbagai cara. Agresivitas itu adalah cerminannya,” kata Johnson.
Keunggulan Spurs di lini bertahan memaksa Thunder melakukan 17 turnover dan mencetak 11 steal. “Kapan pun kami bisa mengubah pertahanan menjadi serangan, itulah saat terbaik kami,” jelas Johnson.
Di pihak Thunder, peraih MVP Shai Gilgeous-Alexander memimpin dengan 19 poin. Oklahoma City mencatat rekor kemenangan terbaik dengan 64 kemenangan, di atas Spurs yang menorehkan 62 kemenangan. Momen penting terjadi saat Wembanyama melepaskan tembakan setengah lapangan tepat buzzer berbunyi, membawa Spurs memimpin 50-38 di babak pertama dengan raihannya menjadi 22 poin.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

