ZONAUTARA.com – Kebiasaan yang baik harus secara rutin dilakukan agar kita mengalami progress yang terus membaik.

Kebiasaan baik ini tak datang dengan sendirinya. Perlu dorongan kuat dalam diri kita untuk melakukan perbaikan dan memilih mana hal yang dituju untuk dijadikan sebuah kebiasaan.

Ketika kebiasaan tersebut sudah biasa dilakukan, maka kita tak perlu repot memaksa diri melakukannya. Hal-hal baik tersebut akan terjadi secara autopilot. Tanpa komando yang berlebihan.

Untuk membangun kebiasaan baik ini, menurut seorang penulis buku Atomic Habit, James Clear, terdapat 4 faktor penting pemicunya.

1. Temukan pemicu

Untuk membangun kebiasaan baik, anda perlu menemukan pemicu yang merupakan langkah awal bagaimana kebiasaan itu tumbuh. Anda bisa menemukan pemicu dari mana saja dan kapan saja. Dan dalam kondisi emosi diri apa saja.

Pemicu kebiasaan baik ini bisa berupa waktu, lokasi, event, emotional state, dan kondiri orang lain yang dapat mempengaruhi anda.

Katakanlah anda selalu terlambat bangun pagi, maka keterlambatan tersebut menjadi pemicu adanya perubahan yang akan anda lakukan untuk melakukan hal yang lebih baik. Atau ketika anda tiba-tiba memakan kue yang ada di atas meja. Maka keberadaan kue yang ada di atas meja tersebut menjadi pemicu anda melakukan hal-hal secara otomatis.

Maka, temukan pemicu dan cari celah di mana anda bisa mengubah diri anda agar memiliki kebiasaan hidup lebih baik lagi.

2. Terdapat keinginan dari dalam diri

Setelah anda menemukan pemicu permasalahan, maka apakah ada dorongan dan keinginan dalam diri anda untuk melakukan sesuatu? Keinginan inilah yang menjadi faktor kedua dalam mengubah kebiasaan menjadi lebih baik lagi.

Ketika anda telat bangun pagi, maka dalam hati anda merasa hal tersebut salah, dan anda ingin memperbaikinya. Maka keinginan itulah yang mendorong kita melewati tahapan selanjutnya.

3. Respon diri kita

Sudah ada pemicu masalah, kemudian diri kita pun termotivasi untuk melakukan perubahan. Maka tinggal bagaimana badan dan pikiran kita mengeksekusinya.

Tanpa eksekusi nyata, maka pemicu dan motivasi dalam diri hanya mengawang di atas kepala anda, lalu terlupakan.

Jika anda merasa memiliki dorongan untuk bangun lebih pagi, maka set alarm anda di jam yang anda inginkan. Respon diri ini akan dilakukan berulang-ulang secara terus menerus sampai akhirnya tercipta kebiasaan baik yang otomatis kita lakukan tanpa paksaan.

4. Hasil

Anda pasti berekspektasi akan mendapatkan hasil yang langsung terlihat dan memiliki dampak secara cepat. Maka buang jauh-jauh pemikiran tersebut.

James Clear menyebutkan bahwa kebiasaan-kebiasaan kecil ini tak langsung memberi efek, namun perlahan tapi pasti.

Jangan menyerah terlebih dahulu ketika anda merasa tidak ada perubahan dalam diri. Jika anda merasa kebiasaan yang selama ini anda lakukan itu baik, maka percayalah akan ada kebaikan yang mengikuti.

Seperti ketika bangun pagi, maka perlahan-lahan anda akan memiliki siklus tidur yang teratur, hal ini berdampak pada kesehatan anda. Dan hal ini tentu tak terjadi dalam waktu satu malam.